Menu

Mode Gelap
Capaian WTP Harus Berkorelasi dengan Pembangunan Daerah Gubernur Bantu Pembangunan Masjid Al Ikhlas Polairud Polda Kaltara Gubernur Santuni Pemilik Taman Pendidikan Alquran (TPA) Pantai Amal yang Terbakar Percepat Herd Immunity, Kodim Tarakan Gelar Serbuan Vaksin Untuk Pelajar Sinergikan Pemerintah Pusat dan Daerah, Pemprov Gelar Rakor GWPP

Ekonomi · 1 Jan 2021 20:19 WITA ·

Gandeng Kemenkes Terapkan K4, Sandiaga Uno Dorong Pemulihan Pariwisata Nasional


Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif  Sandiaga Salahuddin Uno saat berdiskusi bersama Menteri Kesehatan Budi Gunardi Sadikin. Foto: Istimewa Perbesar

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno saat berdiskusi bersama Menteri Kesehatan Budi Gunardi Sadikin. Foto: Istimewa

JAKARTA – Kunci percepatan pemulihan pariwisata dan ekonomi kreatif nasional ditegaskan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno pada penerapan protokol kesehatan.

Lewat protokol kesehatan K4, yakni Kebersihan, Kesehatan, Keamanan, dan Kelestarian Lingkungan) atau CHSE (Cleanliness, Healthy, Safety, and Environment Sustainability), wisatawan dapat merasa aman dan nyaman.

Terkait hal tersebut, komitmen penerapan K4 bagi pelaku usaha pariwisata nasional terus didorong mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu.

Dirinya kembali mengundang sekaligus berdiskusi dengan Menteri Kesehatan (Menkes) Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin di Jenggala Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Jumat (1/1/21) siang.

“Saya kebetulan setelah pelantikan langsung berbicara di Istana bersama Pak Menkes, kita harus berkolaborasi untuk pariwisata dan ekonomi kreatif untuk sisi kesehatannya,” ungkap Sandi usai pertemuannya dengan Budi Gunadi Sadikin pada Jumat (1/1/21).

“Kita ingin melakukan protokol kesehatan yang sesuai dengan adaptasi yang ditetapkan oleh menteri kesehatan. Jadi pertemuan kali ini sengaja kita buat sangat informal, tapi sudah melahirkan pemikiran bersama mengenai 17 sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di era pademik, yang kita harap bisa di esekusi minggu depan,” tambahnya.

Dalam diskusi tersebut, Sandi mengaku telah menyepakati sejumlah kebijakan bersama Budi Gunadi Sadikin.

Sejumlah keputusan strategis itu senyatanya untuk menjamin rasa aman dan nyaman, baik para wisatawan maupun para pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Kami sudah membuat keputusan strategis,” ungkap Sandi disambut antusias Budi Gunadi Sadikin.

“Kami di sektor kesehatan percaya jika setiap rakyat yang berperan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif bisa memiliki rasa aman, mereka pasti nyaman untuk melakukan kontak fisik, melakukan kegiatan ekonomi dan akan bekerja dengan sendirinya,” papar Budi Gunadi Sadikin.

“Tugas kami adalah mendukung yang paling paham di industrinya, bagaimana membangun protokol kesehatan bersama yang spesifik, kita bangun mekanismenya, lalu kita tes, dan hasilnya diberikan kepada masyarkat yang bersangkutan,” tambahnya.

Lewat sejumlah tahapan tersebut, Budi Gunadi Sadikin meyakini sektor pariwisata dan ekonomi kreatif akan kembali bangkit.

 

Roda perkonomian pun bisa kembali berputar.

“Ada 30 juta rakyat indonesia yang bergantung dengan sektor ini, 12, 7 juta di sektor pariwisata dan 18 juta lebih di ekonomi kreatif,” sambut Sandi.

“Kita memastikan akan bergerak cepat, semua potensi lapangan pekerjaan yang bisa kita selamatkan akan kita tingkatkan, dan segera kita esekusi,” jelasnya.

Sandi pun berharap lewat kolaborasi dan kerjasama yang baik antara Kemenparekraf dan Kemenkes dapat segera membangkitkan geliat industri pariwisata dan ekonomi kreatif di tahun 2021.

Namun Sandi menekankan agar seluruh pihak, mulai dari pemerintah, pelaku usaha hingga masyarakat dapat tetap menerapkan protokol kesehatan ketat, yakni 3M (mencuci tangan, mengenakan masker dan menjaga jarak).

Langkah tersebut katanya sangat penting guna menekan penyebaran virus corona atau covid-19.

“Semoga kita bisa bangkit dengan sisi sektor kesehatan yang kita utamakan. Tambahan dari menkes, walaupun vaksin sudah datang, tetap kita tidak lupakan 3M dan menghindari kerumunan,” imbau Sandi.

Terkait percepatan kolaborasi kedua instansi, Sandi mengaku telah mengadendakan rapat sekaligus penandatanganan kesepakatan bersama (MOU) pada pekan mendatang.

Kesepakatan tersebut katanya akan melahirkan tim khusus yang melibatkan seluruh pihak dalam percepatan pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif nasional.

“Minggu depan kami segera melakukan rapat internal untuk merealisasikan SKB, karena kita akan skip MOU. Kita akan membentuk timnya, harapan kita 17 sektor tersebut selesai dalam waktu 1 bulan,” jelas Sandi.

“Yang paling menarik dari pihak menkes ini, akan melibatkan pihak dunia usaha dan profesi lainnya, serta sertifikasinya menggunakan digital,” sambut Budi Gunadi Sadikin.(*/Iik)

Artikel ini telah dibaca 61 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Seperempat Kilogram Sabu Dimusnahkan, Polres Tarakan Target Tangkapan Besar

27 Oktober 2021 - 15:16 WITA

Desa Sengkong Genjot Pembangunan Sampai Pelosok

27 Oktober 2021 - 11:03 WITA

Kebakaran Belakang Ramayana Hanguskan 38 Rumah, Pemkot Siapkan Posko Pengungsian

26 Oktober 2021 - 17:43 WITA

Polres Tarakan Gagalkan Percobaan Aborsi Ilegal, Satu Pelaku Diamankan

26 Oktober 2021 - 16:50 WITA

Dugaan Awal Kebakaran Karena Korsleting Listrik, Kapolres: Kita Akan Dalami Lagi 

26 Oktober 2021 - 12:07 WITA

Angin dan Bangunan Kayu Sebabkan Api Cepat Membesar 

26 Oktober 2021 - 11:33 WITA

Trending di Daerah