TARAKAN – Di momen Kemerdekaan Republik Indonesia Ke76 tahun saat ini Indonesia masih dilanda pandemi Covid-19, tentu di tengah krisis ini harus ada lompatan besar sehingga Indonesia kembali pulih dan tumbuh.
Walikota Tarakan, Khairul mengatakan sektor UMKM menjadi penyumbang terbesar pertumbuhan produk domestik regional bruto (PDRB) tidak hanya nasional namun juga Tarakan.
“UMKM ini penyumbang 60 persen PDRB di Tarakan, dan tentu kita terus mendorong pertumbuhan UMKM. Teman – teman bisa lihat dalam suasana pandemi inipun kita masih mendorong pedagang ini terus tumbuh,” ujarnya, Selasa (17/8/2021).
Diharapkan meski ditengah pandemi, dengan tetap mengikuti protokol kesehatan ekonomi khususnya UMKM bisa terus tumbuh sehingga pondasi ekonomi tetap kuat.
“Karena UMKM ini yang menyerap tenaga kerja paling banyak, 60 persen sumbangan itu dari UMKM. yang bekerja di sektor-sektor formal itukan sedikit sekali,” ungkapnya.
Khairul mengatakan, agar UMKM bisa tumbuh pemerintah telah memfasilitasi misalnya dengan melakukan promosi produk hingga tingkat nasional baik melalui berbagai event nasional maupun secara online.
“Sehingga harapan kami UMKM kota Tarakan juga bisa tumbuh dengan baik. Oleh karena itu saya imbau kepada seluruh masyarakat ini mari kita cintai produk sendiri, produk dalam negeri. Kalau ada disini misalnya ada yang jual sambal belilah sambal di sini, kenapa harus beli sambal dari luar. Kalau ada batik yang bagus disini kenapa kita beli dari luar toh sama saja, menjahit juga kenapa mesti di luar ini pakaian saya semua juga dijahit disini kok,” imbaunya.
Khairul menambahkan, tentu produknya harus berbeda memiliki ciri khas yang harus dipertahankan sehingga harganya tetap kompetitif, misalnya batik tulis. (wic/iik)















Discussion about this post