• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Ekonomi

Harga Rumput Laut Sering Dipermainkan, Pengusaha Minta Pemkot Tetapkan Standar Kadar Air

by Redaksi
19 Februari 2022 09:37
in Ekonomi
A A
Harga Rumput Laut Sering Dipermainkan, Pengusaha Minta Pemkot Tetapkan Standar Kadar Air

Petani sedang menjemur rumput laut. Foto : Ist.

TARAKAN – Komunitas pengusaha rumput berharap pemerintah Kota Tarakan membuat regulasi yang mengatur standar kadar air supaya kualitas terjaga dan harga tidak dipermainkan buyer. Selain itu pengusaha meminta pemerintah membentuk laboratorium untuk mengukur kadar air.

Permohonan para pengusaha rumput laut tersebut, disampaikan saat rapat dengar pendapat antara Komisi II DPRD Kota Tarakan bersama dengan Dinas Perikanan Kota Tarakan di Kantor DPRD, Senin (14/2/22).

Baca Juga

Sapa 4.000 Jamaah, BI Kaltara Hadirkan Ustadz Hanan Attaki dalam Ramadhan SIAP QRIS

Momentum Ramadan, PLN UIP KLT Teguhkan Komitmen Penguatan Budaya K3

Momentum Ramadan, PT PLN (Persero) dan Kejaksaan Agung RI Perkuat Integritas Pengamanan Pembangunan Strategis Nasional

Masjid Negara IKN Mulai Digunakan, PLN Pastikan Keandalan Listrik Selama Ramadan

Tidak ada regulasi standarisasi kadar air dalam pembelian rumput laut di Kota Tarakan, dikatakan Sirajudin menimbulkan masalah dilapangan. Sehingga diharapkan pemerintah bisa mengatur dan membuat regulasi kadar air tersebut, sebab di Asosiasi atau Komunitas tidak dapat mengatur hal tersebut karena berdasarkan kepentingan masing-masing dan metode pembelian yang berbeda-beda serta permintaan kadar air dari buyer juga berbeda-beda.

“Sehingga diharapkan standarisasi kadar air di Tarakan standar ekspor yaitu kadar air 40 kebawah. Regulasi ini yang kami harapkan dikeluarkan dari pemerintah bisa membuat perwali (Peraturan Wali Kota). Jadi kita gak main taksir-taksir saja dan sudah tahu pasti ukuran kadar airnya, karena kan setiap jemuran berbeda-beda dan pengeringannya juga berbeda-beda,” kata salah satu pengusaha rumput laut  Sirajudin saat rapat bersama wakil rakyat.

Rapat dengar pendapat antara Komisi II DPRD Kota Tarakan bersama pengusaha rumput laut dan Dinas Perikanan. Foto : Fokusborneo.com

Akibatnya dijelaskan Sirajudin antar pengusana rumput laut bersaing tidak sehat karena tidak ada standarnya. Seharusnya dalam melakukan jual beli rumput laut, sudah standar ekspor yaitu kadar 40 kebawah dilapangan atau dipenjemuran sehingga tidak perlu dikeringkan lagi.

“Kadang kalau melakukan proses pembelian itu, contoh kadar 60 itu harga 12 kalau diproses tembusnya mungkin 25 ribu. Nah harga yang telah didapatkan itu ya 29 ribu lah, selanjutnya diproses dikirim misal 10 ton lah kemudian susut tidak sesuai harapan tembus diangka 31 ribu tekor yang bersangkutan,” tegas Sirajudin.

Sirajudin menceritakan pernah mencoba mau melakukan uji kadar air rumput laut ke Sucofindo, tetapi di Kota Tarakan tidak ada peralatannya. Untuk pengujian, Sucofindo harus mengirim keluar dan satu minggu baru ketahuan hasilnya.

“Waduh ini orang sudah mau membeli rumput, tapi kita baru mau menunjukan kadar nunggu semingguan sempat orang hilang. Kami harapkan dari pemerintah menyediakan itu, mungkin di wilayah garis Pantai Amal kurang lebihnya 3 sampai 5 posko lah untuk alat ukur kadar,” ujar Sirajudin.

Rapat dengar pendapat antara Komisi II DPRD Kota Tarakan bersama pengusaha rumput laut dan Dinas Perikanan. Foto : Fokusborneo.comSebenarnya alat uji kadar air, dikatakan Sirajudin ada yang lebih praktis sekitar 30 menit sudah diketahui hasilnya. Cuma perlu dicari tahu nama alat tersebut.

“Kendalanya disitu ketika ada permintaan kadar 40 kita tidak punya alat ukurnya, jadi main kira-kira saja. Ketika kita kirim 5 kontainer, sampai disana diralat dipotong lah itu dianggap kadar 45 dan dipotong lagi pengiriman 10 persen kali 5 kontainer itu berapa ratus juta itu kerugian kita dan harga kayak dipermainkan,” beber Sirajudin.

Perhatian pemerintah dikatakan Sirajudin sangat diharapkan petani dan pengusaha rumput laut terutama dalam regulasi dan penyediaan laboratorium pengukur kadar air. Apalagi aktifitas rumput laut di Pantai Amal ini, dapat menopang perekonomian di Kota Tarakan.

“Kita ketahui bersama bahwa masyarakat Pantai Amal yang bermata pencarian sebagai petani rumput laut itu, masyarakat mandiri. Dari segi pekerjaan, mereka tidak meminta lowongan pekerjaan di perusahaan-perusahaan yang kami harapkan perhatiannya,” tutup Sirajudin.(Mt)

Tags: DPRD Kota TarakanPantai AmalPemkot TarakanPengusahaPetaniPulau TarakanRumput Laut

Berita Lainnya

Sapa 4.000 Jamaah, BI Kaltara Hadirkan Ustadz Hanan Attaki dalam Ramadhan SIAP QRIS
Ekonomi

Sapa 4.000 Jamaah, BI Kaltara Hadirkan Ustadz Hanan Attaki dalam Ramadhan SIAP QRIS

3 Maret 2026 12:21
Daerah

Momentum Ramadan, PLN UIP KLT Teguhkan Komitmen Penguatan Budaya K3

3 Maret 2026 11:29
Daerah

Momentum Ramadan, PT PLN (Persero) dan Kejaksaan Agung RI Perkuat Integritas Pengamanan Pembangunan Strategis Nasional

3 Maret 2026 10:09
Ekonomi

Masjid Negara IKN Mulai Digunakan, PLN Pastikan Keandalan Listrik Selama Ramadan

2 Maret 2026 11:15
Daerah

PLN Hadirkan Diskon Tambah Daya 50% Lewat PLN Mobile, Sambut Ramadan Terang dan Lebaran Tenang

2 Maret 2026 10:54
42 UMKM Ramaikan KaShaFa 2026, Targetkan Transaksi Capai RP 3 Miliar
Ekonomi

42 UMKM Ramaikan KaShaFa 2026, Targetkan Transaksi Capai RP 3 Miliar

1 Maret 2026 23:05
Next Post

Pencarian Korban Diterkam Buaya Tetap Utamakan Safety

Walikota Khairul Resmikan Sekretariat DPP APINDO Kaltara

Bawa Sabu 30,7 Kg, Dua WNA Diringkus Polda Kaltara

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Penyesuaian Anggaran, 361 Tenaga Non-ASN DLH Tarakan Resmi Dialihdayakan

    Penyesuaian Anggaran, 361 Tenaga Non-ASN DLH Tarakan Resmi Dialihdayakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Putus Total, Polresta Bulungan Arahkan Jalur Alternatif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bertemu Menteri PKP, Gubernur Kaltara Berhasil Perjuangkan 2.000 Unit Rumah Subsidi untuk Warga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SMA Negeri 5 Tarakan Resmi Beroperasi, Kebutuhan Ruang Belajar Masih Jadi Tantangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Vamelia Ibrahim Sukses Pertahankan Riset Aplikasi BUSAK PAUD, Perkuat Pemantauan Literasi Anak Secara Terukur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Setelah Tertunda 13 Tahun, Pansus IV DPRD Kaltara Nyatakan Pembahasan Raperda Pengarusutamaan Gender Selesai

Setelah Tertunda 13 Tahun, Pansus IV DPRD Kaltara Nyatakan Pembahasan Raperda Pengarusutamaan Gender Selesai

4 Maret 2026 14:10
Jamin Stok BBM Jelang Idulfitri, Komisi III DPRD Kaltara Monitoring Fuel Terminal Tarakan

Jamin Stok BBM Jelang Idulfitri, Komisi III DPRD Kaltara Monitoring Fuel Terminal Tarakan

4 Maret 2026 12:13
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP