Menu

Mode Gelap
Capaian WTP Harus Berkorelasi dengan Pembangunan Daerah Gubernur Bantu Pembangunan Masjid Al Ikhlas Polairud Polda Kaltara Gubernur Santuni Pemilik Taman Pendidikan Alquran (TPA) Pantai Amal yang Terbakar Percepat Herd Immunity, Kodim Tarakan Gelar Serbuan Vaksin Untuk Pelajar Sinergikan Pemerintah Pusat dan Daerah, Pemprov Gelar Rakor GWPP

Ekonomi · 29 Jun 2022 18:10 WITA ·

Pasar Murah Bantu Warga Tarakan Jelang Idul Adha


Salah Warga Tarakan Membeli Beras di Pasar Murah. Foto: fokusborneo.com Perbesar

Salah Warga Tarakan Membeli Beras di Pasar Murah. Foto: fokusborneo.com

TARAKAN – Menjelang hari raya Idul Adha 1443 Hijriyah, Pemerintah Kota Tarakan bersama instansi terkait menggelar pasar murah di halaman kantor Kelurahan Karang Balik, Selasa (28/6/2022).

Koordinator Seksi Sarana Distribusi, Stabilisasi Harga, dan Fasilitasi Perijinan Dinas Perdagangan Tarakan mengatakan, pasar murah ini dilaksanakan selama 2 hari mulai tanggal 27 – 28 Juni 2022.

“Pasar murah dilaksanakan dalam rangka menjelang Idul Adha, kita pilih di ujung bulan ini atau mendekati hari H, karena ada kenaikan sembako,” terangnya.

Dalam kegiatan ini, Dinas Perdagangan juga menggandeng instansi terkait seperti Bulog, kemudian distributor daging dan distributor beras, gula dan minyak.

“Pasar murah untuk umum, kalau harga kita minta kemarin dari distributor menurunkan harga di bawah pasar. Alhamdulillah warga antusias,” katanya.

width"450"
width"425"

Sementara itu, Pimpinan Perum Bulog Cabang Tarakan, Apriansyah mengatakan dalam kegiatan pasar murah, Bulog menyiapkan beras premium, beras medium, daging dan gula pasir.

“Harga terjangkau, gula pasir kita jual sesuai HET (harga eceran tertinggi) Rp 14.500, beras medium HET Rp 9.950 kita jual Rp 9.800, beras premium HET Rp 13.300 jualnya Rp 11.800 jauh dan daging Rp 85.000 per kilogram,” jelasnya kepada awak media.

Apriansyah mengungkapkan, daging yang di jual Bulog di impor langsung oleh Bulog dari India dan ini merupakan daging kerbau bukan daging sapi.

“Masyarakat perlu paham, daging kemasan yang di impor dari India adalah daging kerbau tidak ada sapi, apapun merk-nya baik itu Allana, amroon, dan lainya,” tegasnya. (wic/Iik)

Print Friendly, PDF & Email
Artikel ini telah dibaca 271 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Gubernur Saksikan Peluncuran Pecahan Uang Kertas Tahun 2022

18 Agustus 2022 - 19:39 WITA

Pimpin Rapat Staf, Gubernur Instruksikan OPD Agar Memacu Serapan Anggaran

10 Agustus 2022 - 20:09 WITA

Deddy Sitorus Gelar Sosialisasi SNI Untuk UMKM Bersama BSN

10 Agustus 2022 - 16:27 WITA

Jasa Pertambangan Pengaruhi Pertumbuhan Ekonomi Kaltara

10 Agustus 2022 - 09:58 WITA

Optimis Pendapatan Pajak Melampaui Target

9 Agustus 2022 - 12:02 WITA

RAPBN 2023 Akan Dirancang Fleksibel untuk Redam Guncangan Ekonomi Global

9 Agustus 2022 - 05:55 WITA

Trending di Daerah
error: Alert: Content is protected !!