TANJUNG SELOR, Fokusborneo.com – Kehadiran pimpinan DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dalam kegiatan Karya Kreatif Benuanta (KKB) 2026 di Kebun Raya Bundayati Tanjung Selor, menegaskan dukungan penuh lembaga legislatif terhadap penguatan ekonomi kerakyatan.
Wakil Ketua DPRD Kaltara, H. Muhammad Nasir, SE., MM., hadir mendampingi Gubernur Kaltara Zainal A. Paliwang dan Wakil Gubernur Ingkong Ala, bersama anggota DPRD Kaltara Kornie Serliany, ST.
Wakil Ketua DPRD Provinsi Kaltara, Muhammad Nasir, menyampaikan apresiasi mendalam atas pencapaian luar biasa ajang tahunan ke-7 yang diinisiasi oleh Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kaltara tersebut.
Menurut Muhammad Nasir, perhelatan yang mengusung tema “Kreasi Benuanta Merajut Warisan, Menggerakkan Ekonomi Masa Depan” ini bukan sekadar pameran produk rutin, melainkan bukti nyata transformasi ekonomi lokal yang kian berdaya saing dan merambah pasar internasional.
”Kami di DPRD Kaltara sangat bangga melihat lonjakan transaksi UMKM yang mencapai Rp4,87 miliar tahun ini, naik drastis dari Rp3,49 miliar pada tahun lalu. Ini angka yang sangat fantastis dan membuktikan bahwa produk lokal Kaltara mulai dari wastra, kuliner, hingga kerajinan tangan semakin dicintai masyarakat dan memiliki nilai jual tinggi,” ujar Muhammad Nasir.
Ia juga menyoroti keberhasilan skema business matching yang menggaet buyer dari Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam dengan kesepakatan bisnis mencapai Rp2,95 miliar untuk sembilan UMKM unggulan.
Tiga produk bahkan mencatatkan angka transaksi spektakuler, yakni Cultya (cokelat khas Bulungan) sebesar Rp1,13 miliar, Umbrella Craft (kerajinan tangan dari Malinau) Rp472 juta, dan The Baloy (bandeng cabut duri dari Tarakan) senilai Rp466 juta.
”Langkah BI Kaltara yang memfasilitasi UMKM hingga mampu menembus pasar global (go global) serta memanfaatkan inkubasi digital berbasis Artificial Intelligence (AI) patut kita dukung penuh. Terlebih, penyaluran kredit perbankan untuk UMKM di Kaltara pada 2026 telah menembus Rp3,83 miliar atau 145 persen dari target tahunan. Ke depan, DPRD akan terus mendorong sinergi regulasi dan anggaran agar iklim usaha kecil di Kaltara makin solid,” tegasnya.
Rangkaian KKB 2026 yang berlangsung pada 27–30 Agustus 2026 ini menghadirkan 60 UMKM binaan se-Kaltara, pasar murah, edukasi QRIS, hingga kompetisi kreatif.
Acara semakin semarak dengan penampilan artis nasional seperti Pamungkas, Nona, serta Nanaku (D’Academy), talenta muda asli Bulungan.
Kepala Perwakilan BI Kaltara, Agus Taufik, dalam penutupan acara menyampaikan terima kasih atas antusiasme masyarakat dan partisipasi seluruh pihak yang telah mendukung kebangkitan ekonomi Kaltara.(**)














Discussion about this post