• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Fokus

Hasan Basri : RUU Omnibus Law Banyak Hilangkan Kewenangan Daerah

by Redaksi
4 Agustus 2020 22:08
in Fokus, Politik
A A

Hasan Basri, Wakil Komite II DPD RI. Foto: Istimewa

TARAKAN – Anggota DPD RI Hasan Basri menilai, rancangan undang-undang (RUU) Omnibus Law banyak menghilangkan kewenangan pemerintah daerah. Menurutnya, banyak kewenangan perijinan di pemerintah daerah ditarik ke pemerintah pusat.

Sebagai Wakil Ketua Komite 2 DPD RI dan Koordinator tim panja (Timja) rancangan undang-undang omnibus law Hasan Basri mengatakan, Komite 2 menarik diri dari pembahasan bab 3 dikarenakan hampir semua pasal yang ada di bab 3, menarik hampir semua kewenangan daerah ke pusat. Sebagai perwakilan daerah, DPD RI minta kewenangan yang ada di daerah untuk tetap di akomodir.

Baca Juga

Pererat Silaturahmi di Wilayah Pesisir, Asrin Saleh Gelar Bukber di Masjid Baitul Amin

Prioritaskan Infrastruktur Pertanian, Ruman Tumbo Usulkan Rp1 Miliar untuk Jalan Tani di Seimenggaris

Reuni Emosional di Panti Aisyiyah Ruhama, Rismanto Salurkan Bantuan untuk 45 Anak Asuh

DPRD Kaltara Desak Penanganan Banjir Lumbis Berubah dari Darurat ke Strategis

“Contoh NIB (nomor induk berusaha) bayangkan penjual kaki lima gerobak UMKM seperti bakso, bakwan gorengan harus memuat NIB. Nah syarat membuat NIB salah satunya di samping KTP, KK adalah harus punya NPWP. Pemerintah bilang NPWP ini gratis, benar gratis apa penjual bakso, penjual bakwan harus menunggu NIB dulu harus berjualan,” kata Senator dari Dapil Kaltara, (1/8/20).

HB menjelaskan, NIB yang mengeluarkan harus pemerintah pusat dan lama waktu penerbitannya juga belum diketahui. “Nah itu menjadi persoalan sendiri, maka saya bilang kenapa kita tidak serahkan ke daerah setempat. Apa gunanya Dinas Perdagangan setempat,” ujar alumni Magister Universitas Borneo Tarakan.

Lebih lanjut HB menjelaskan, keberadaan RUU omnibus law juga menjadi polemik di masyarakat. Selain RUU omnibus law, masih banyak undang-undang tentang pemerintah daerah bakal dihabisi.

“Kita udah tahu seperti UU minerba, saya salah satu yang menolak tapi sudah mau diapain. Kami sudah bersurat, agar pimpinan DPD RI khususnya Komite 2 untuk menolak dan tidak ikut pembahasan omnibus law karena semua kewenangan dikembalikan kepada pusat,” tegas Pimpinan Komite 2 DPD RI.

Menurutnya, hampir semua model perijinan tidak ada lagi di daerah dan semua sudah kembali ke pemerintah pusat. Padahal skala perijinan ada kecil, menengah dan besar, semuanya nanti pusat yang mengeluarkan tidak ada pemerintah daerah.

“Padahal kan kita pikir sudah lah yang kecil ini menjadi kewenangan daerah, sehingga lebih mudah dan pemerintah daerah memahami rakatnya. Pemerintah pusat harusnya hanya regulasi, makanya kita tetap menolak dan penolakan ini sudah disampaikan setelah pertemuan dengan Menko Perekonomian,” ungkap HB. (mt)

Tags: borneoDPD RIFBFokusHasan BasriKalimantanMPRPimpinan Komite II DPD RIRUU CiptakerRUU Omnibus lawwakil daerahWakil Rakyat

Berita Lainnya

Pererat Silaturahmi di Wilayah Pesisir, Asrin Saleh Gelar Bukber di Masjid Baitul Amin
Parlemen

Pererat Silaturahmi di Wilayah Pesisir, Asrin Saleh Gelar Bukber di Masjid Baitul Amin

28 Februari 2026 20:36
Reuni Emosional di Panti Aisyiyah Ruhama, Rismanto Salurkan Bantuan untuk 45 Anak Asuh
Parlemen

Prioritaskan Infrastruktur Pertanian, Ruman Tumbo Usulkan Rp1 Miliar untuk Jalan Tani di Seimenggaris

27 Februari 2026 18:23
Reuni Emosional di Panti Aisyiyah Ruhama, Rismanto Salurkan Bantuan untuk 45 Anak Asuh
Parlemen

Reuni Emosional di Panti Aisyiyah Ruhama, Rismanto Salurkan Bantuan untuk 45 Anak Asuh

27 Februari 2026 18:19
Nasir: Perjuangan Guru di Perbatasan Adalah Pahlawan Tanpa Batas
Parlemen

DPRD Kaltara Desak Penanganan Banjir Lumbis Berubah dari Darurat ke Strategis

27 Februari 2026 18:12
Pelebaran Jalan Selumit Pantai, DPRD: Skema Pinjam Pakai Lahan BRI Jadi Solusi
Parlemen

Pelebaran Jalan Selumit Pantai, DPRD: Skema Pinjam Pakai Lahan BRI Jadi Solusi

27 Februari 2026 13:57
Warga Selumit Pantai Tagih Kepastian Pelebaran Jalan di Lahan Kantor BRI
Parlemen

Warga Selumit Pantai Tagih Kepastian Pelebaran Jalan di Lahan Kantor BRI

27 Februari 2026 13:37
Next Post
Jelang HUT Ke 75 Kemerdekaan RI, Babinsa Pastikan Warga Pasang Bendera Merah Putih

Jelang HUT Ke 75 Kemerdekaan RI, Babinsa Pastikan Warga Pasang Bendera Merah Putih

Lagi, Damkar dan Penyelamatan Tarakan Evakuasi Ular Piton 4 Meter

Pasokan Gas Bunyu-Tarakan Normal, Pemadaman Bergilir Sudah Tidak Ada

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Vamelia Ibrahim Sukses Pertahankan Riset Aplikasi BUSAK PAUD, Perkuat Pemantauan Literasi Anak Secara Terukur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Putus Total, Polresta Bulungan Arahkan Jalur Alternatif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Produktivitas Tambak Menurun, Muddain Usulkan Ada Reklamasi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Praktisi Hukum: Lamanya Plt di Kaltara karena Proses Birokrasi dan Regulasi yang Ketat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bertemu Menteri PKP, Gubernur Kaltara Berhasil Perjuangkan 2.000 Unit Rumah Subsidi untuk Warga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

IKN Perkuat Kepastian Investasi, Hadirkan Aturan Lahan dan Insentif Fiskal yang Lebih Transparan dan Kompetitif

28 Februari 2026 20:59

Sambut HUT ke-29, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Berbagi Kebahagiaan dengan Masyarakat

28 Februari 2026 20:45
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP