NUNUKAN, Fokusborneo.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Utara (Kaltara), Ruman Tumbo, SH, melakukan kunjungan lapangan untuk menjaring aspirasi masyarakat di Kecamatan Seimenggaris, Kabupaten Nunukan, Kamis (26/2/26).
Dalam reses tersebut, infrastruktur jalan menuju kawasan perkebunan menjadi keluhan utama warga.
Mendengar langsung kondisi di dua titik wilayah Seimenggaris, Ruman mencatat sejumlah persoalan krusial yang dihadapi petani dan warga setempat.
Selain akses jalan kebun sawit untuk mempermudah mobilisasi hasil panen, warga juga mendesak adanya bantuan bibit unggul, pupuk, serta perluasan jaringan air bersih PDAM yang selama ini belum menyentuh seluruh wilayah.
Menanggapi tuntutan tersebut, legislator asal Kaltara ini menegaskan dirinya telah mengambil langkah konkret terkait pembenahan jalan.
”Saya sudah menyampaikan bahwa telah mengusulkan anggaran pokok pikiran (pokir) sebesar Rp1 Miliar yang dicanangkan khusus untuk pembangunan Jalan Tani di Kecamatan Seimenggaris,” ujar Ruman Tumbo.
Menurutnya, akses jalan adalah urat nadi perekonomian warga Seimenggaris yang mayoritas menggantungkan hidup dari sektor perkebunan. Tanpa jalan yang memadai, biaya angkut hasil panen akan tetap tinggi dan menghambat kesejahteraan petani.
Selain masalah infrastruktur fisik, isu pendidikan dan sosial juga menjadi perhatian.
Masyarakat meminta adanya pendistribusian beasiswa yang lebih merata bagi pelajar berprestasi dari keluarga kurang mampu, serta pengaspalan jalan poros antar-desa yang kini kondisinya rusak berat.
Ruman berjanji tidak akan mendiamkan usulan-usulan tersebut. Ia menyatakan akan segera membawa hasil reses ini ke tingkat yang lebih tinggi melalui koordinasi lintas instansi.
”Untuk usulan lainnya seperti bantuan pertanian, beasiswa, dan pemasangan PDAM, saya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Nunukan maupun Pemerintah Provinsi Kaltara. Kita akan carikan solusi dan sumber anggaran yang sesuai. Semoga semua bisa diakomodir dan segera terealisasi,” pungkasnya.(**)














Discussion about this post