Menu

Mode Gelap
Capaian WTP Harus Berkorelasi dengan Pembangunan Daerah Gubernur Bantu Pembangunan Masjid Al Ikhlas Polairud Polda Kaltara Gubernur Santuni Pemilik Taman Pendidikan Alquran (TPA) Pantai Amal yang Terbakar Percepat Herd Immunity, Kodim Tarakan Gelar Serbuan Vaksin Untuk Pelajar Sinergikan Pemerintah Pusat dan Daerah, Pemprov Gelar Rakor GWPP

Fokus · 17 Des 2020 08:19 WITA ·

Ditengah Pandemi Covid-19, Partisipasi Pilih Pilgub 2020 di Tarakan Malah Ukir Sejarah


Ketua KPU Tarakan, Nasruddin. Foto: fokusborneo.com Perbesar

Ketua KPU Tarakan, Nasruddin. Foto: fokusborneo.com

TARAKAN – Meskipun Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Utara dilaksanakan ditengah pandemi Covid-19, tidak menyurutkan masyarakat Kota Tarakan untuk mencoblos 9 Desember 2020 lalu.

Ini dibuktikan dengan tingginya tingkat partisipasi pemilih Pilgub 2020 di Kota Tarakan mencapai 69,33 persen atau tertinggi sepanjang pilkada.

“Sesuai dengan yang sudah tetapkan, tingkat partisipasi pemilih 69,33 persen nah ini tertinggi sepanjang pilkada. Sebelumnya di pilkada 2013 tingkat partisipasinya 66 persen, pilkada 2015 turun 54 persen dan pilkada 2018 naik menjadi 67 persen dan sekarang 69,33 persen,” kata Ketua KPU Kota Tarakan Nasruddin, Selasa (15/12/20).

width"450"

Angka Ini tertinggi dalam sejarah Pilkada, karena ini tidak bisa di bandingkan dengan pemilu apa lagi setingkat Pilgub, “Menurut kami ini sudah cukup luar biasa di bandingkan dengan di Pilgub pertama yang dilaksanakan di Kaltara 2015,” tuturnya.

Tarakan tidak ada target, karena target ada di Provinsi, namun secara nasional target partisipasi pemilih di Pilkada serentak tahun ini sebesar 77,5 persen.

“Target Tarakan kita tidak ada target karena kan provinsi yang membuat target yang jelas itu lah upaya maksimal kita melakukan sosialisasi secara masif dan menurut kami cukup signifikan di bandingkan dengan Pilgub 2015 naiknya lebih dari 10% dari 54 % menjadi 69% jadi naik kurang lebih sebesar 15%,” ujarnya.

Di tengah pandemi KPU Tarakan berupaya menyakinkan masyarakat untuk datang ke TPS memberikan suaranya, “Baju hazmat sudah kita siapkan di TPS. Hal terburuk pun sudah kita siapkan jadi betul – betul meyakinkan masyarakat untuk datang ke TPS,” pungkasnya. (mt)

Print Friendly, PDF & Email
Artikel ini telah dibaca 58 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Gerindra Minta Kenaikan Ongkos Haji Rp 69 juta Dikaji Ulang: Terlalu Berat untuk Rakyat

30 Januari 2023 - 22:54 WITA

Anggota DPRD KTT M Dahlan Melaksanakan Reses di Tana Lia

30 Januari 2023 - 10:19 WITA

Hasan Basri Sampaikan Aspirasi Masyarakat Kaltara Soal LPG 3 KG ke Dirjen Migas

28 Januari 2023 - 13:11 WITA

Dapat Gelar Warga Kehormatan DAD, Deddy Sitorus Menangis Haru

28 Januari 2023 - 11:52 WITA

Hanapi Serap Aspirasi Warga Desa Tideng Pale Timur

28 Januari 2023 - 10:06 WITA

Deddy Sitorus Serahkan Bantuan Untuk SMP Katolik Tarakan

27 Januari 2023 - 20:04 WITA

Trending di Pendidikan
error: Alert: Content is protected !!