SAMARINDA, Fokusborneo.com – Atmosfer pertandingan memanas di Stadion Segiri, Kota Samarinda, saat laga big match lanjutan BRI Super League musim 2025/2026 mempertemukan tuan rumah Borneo FC melawan Persebaya Surabaya, Sabtu (7/3/2026).
Untuk mengantisipasi tingginya tensi pertandingan dan membludaknya jumlah suporter dari kedua tim, Korps Brigade Mobil Kepolisian Negara Republik Indonesia dari Kepolisian Daerah Kalimantan Timur menyiagakan satu Satuan Setingkat Peleton (SST) personel Batalyon B Pelopor Samarinda. Personel dipimpin Ipda Sriyono dengan kemampuan khusus anti-anarkis serta didukung satu unit kendaraan taktis (Rantis) guna memastikan keamanan dan ketertiban di seluruh area stadion.
Pengamanan dilakukan secara berlapis, mulai dari pemeriksaan di pintu masuk stadion hingga pemantauan tribun penonton guna mencegah masuknya barang-barang terlarang. Kehadiran kendaraan taktis di sejumlah titik strategis juga menjadi bagian dari langkah deteksi dini sekaligus kesiapan respons cepat apabila terjadi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Ipda Sriyono bersama jajaran juga melakukan koordinasi intensif dengan panitia penyelenggara serta unsur pengamanan lainnya untuk memastikan arus keluar-masuk penonton berjalan tertib, sehingga jalannya pertandingan dapat dinikmati dengan aman oleh para pecinta sepak bola di Bumi Etam.
Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Kaltim, Andy Rifai, menegaskan bahwa pengerahan personel dengan kualifikasi khusus tersebut merupakan wujud nyata dari filosofi “Bakti Brimob untuk Masyarakat”. Menurutnya, keselamatan seluruh elemen pertandingan, baik pemain, ofisial, maupun penonton, menjadi prioritas utama dalam setiap pengamanan kegiatan olahraga.
“Kami hadir untuk memastikan stadion tetap menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi masyarakat. Pengamanan ini merupakan komitmen kami agar pertandingan seperti BRI Super Liga dapat berlangsung tanpa adanya gangguan keamanan,” ujarnya.
Ia juga mengajak para suporter Borneo FC dan Persebaya Surabaya untuk menunjukkan sikap dewasa dalam mendukung tim kebanggaan masing-masing.
“Rivalitas hanya berlangsung selama 90 menit di lapangan. Namun persaudaraan sebagai sesama anak bangsa harus tetap dijaga. Mari kita dukung tim dengan tertib dan menjunjung tinggi sportivitas,” pungkasnya.(**)
Sumber : Humas Brimob Polda Kaltim











Discussion about this post