JAKARTA, Fokusborneo.com– Seorang prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang tergabung dalam pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dilaporkan gugur dalam insiden serangan di Lebanon Selatan pada Minggu (29/3/2026). Peristiwa tragis ini terjadi saat pasukan tengah menjalankan mandat menjaga stabilitas di wilayah konflik.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, prajurit tersebut bertugas במסגרת misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) ketika serangan terjadi di kawasan perbatasan yang kerap memanas akibat konflik antara Israel dan kelompok bersenjata di wilayah tersebut. Selain satu korban meninggal dunia, tiga personel TNI lainnya dilaporkan mengalami luka-luka.
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Aulia Dwi Narsullah, menyampaikan bahwa korban merupakan bagian dari Kompi C UNP 7-1 Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL.
Prajurit yang gugur diketahui bernama Farizal Rhomadhon. Ia menjabat sebagai Taban Provost 1 Ru Provost Kompi Markas (Kima) Yonif 113/Jaya Sakti, Brigif 25/Siwah, Kodam Iskandar Muda, Aceh. Almarhum meninggalkan seorang istri dan satu anak yang masih berusia dua tahun.
Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres, mengecam keras insiden tersebut dan menyampaikan belasungkawa kepada pemerintah Indonesia serta keluarga korban. Ia menegaskan pentingnya perlindungan terhadap pasukan penjaga perdamaian di wilayah konflik.
Sementara itu, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri turut mengecam kejadian tersebut dan mendesak dilakukannya investigasi menyeluruh serta transparan atas insiden yang menewaskan prajurit TNI tersebut.
Pemerintah juga menegaskan bahwa keselamatan personel penjaga perdamaian harus dihormati sesuai hukum internasional. Setiap tindakan yang membahayakan pasukan PBB dinilai tidak dapat dibenarkan.
Insiden ini kembali menunjukkan tingginya risiko yang dihadapi pasukan perdamaian di wilayah konflik, sekaligus menjadi perhatian serius komunitas internasional terhadap meningkatnya eskalasi di kawasan Timur Tengah.(**)
Sumber : Puspen TNI















Discussion about this post