Menu

Mode Gelap
Capaian WTP Harus Berkorelasi dengan Pembangunan Daerah Gubernur Bantu Pembangunan Masjid Al Ikhlas Polairud Polda Kaltara Gubernur Santuni Pemilik Taman Pendidikan Alquran (TPA) Pantai Amal yang Terbakar Percepat Herd Immunity, Kodim Tarakan Gelar Serbuan Vaksin Untuk Pelajar Sinergikan Pemerintah Pusat dan Daerah, Pemprov Gelar Rakor GWPP

Opini · 29 Mar 2021 15:41 WITA ·

Tentang CINTA…Versi Bisnis


Yhonanda Harsono, S. Si, M. M, Dosen Universitas Pamulang.Foto:Ist
Perbesar

Yhonanda Harsono, S. Si, M. M, Dosen Universitas Pamulang.Foto:Ist

Oleh : Yhonanda Harsono, S. Si, M. M Dosen Universitas Pamulang

Ketika seseorang mendengar kata tentang “Cinta” apa yang terlintas dipikiran kita? Pasti hal-hal yang berhubungan dengan kasih sayang, berkorban dan hal-hal romantis lainnya yang bisa membuat seseorang bahagia…betul gak ? pasti betul hehehe…Nah lalu bagaimana rasanya “Cinta” itu? Biasanya jika seseorang sedang jatuh cinta, hati rasanya berdenyut- denyut dan jantung rasanya mau copot hehehe…Itulah versi Cinta secara umum, tapi disini saya bukan akan membahas tentang definisi cinta pada umumnya, tapi akan membahas cinta versi bisnis dan keterkaitannya dengan strategi mencari partner bisnis.

Terkait cinta dalam berbisnis memang sudah banyak ditemukan di berbagai sumber baik dari media social, buku, ebook maupun Youtobe, namun disini saya sangat terinspirasi oleh tulisan seorang ustadz mengenai keterkaitan cinta dengan bisnis. Berdasarkan Firman Allah SWT pada (QS 2 : 187) yang berbunyi “Mereka adalah pakaian bagimu, dan kamupun adalah pakaian bagi mereka “, apa maksud dari kutipan ayat suci diatas? Disini saya akan kaitkan dengan rasa cinta antara seorang suami dan istri sebagai salah satu tolok ukur mencari parter bisnis yang amanah dan jujur.

Mengapa bisa begitu? Pasti kalian penasaran kaan, disaat kita sedang melakukan bisnis yang kita cintai maka kita akan mengerjakannya dengan semangat dan senang tanpa mengenal lelah, berbeda jika kita melakukan pekerjaan yang tidak kita sukai, rasanya akan lelah dan bosan, begitu juga dalam mencari partner bisnis yang jujur dan amanah di zaman sekarang ini sangatlah susah, ibarat kita bertemu dengan orang yang baru kita kenal yang akan bekerjasama dengan kita tapi kita belum tahu karakter seseorang lebih dalam, nah bagaimana cara mengetahuinya berdasarkan Firman Allah SWT diatas. Berikut tips bisnisnya :

  1. Saat berbisnis dengan orang yang sudah menikah ( jika partnernya lelaki), biasanya bisa kita selidiki dulu kualitas kebaikannya kepada istrinya hehehe, apakah baik atau buruk.
  2. Bila seseorang lelaki berlaku baik pada istrinya, maka dia partner bisnis yang kemungkinan dapat dipercaya, tetapi bila lelaki memperlakukan kasar atau jahat kepada istrinya, kemungkinan besar dalam bisnis pun akan berkhianat. Lalu bagaimana dengan yang jomblo hehehe…jika partner bisnis kita masih single maka lihatlah cara memperlakukan ibunya, karena jika dia sangat taat kepada ibunya inshaallah dalam bisnis dia akan bertanggung jawab karena taat itu sama dengan integritas dan bertanggung jawab, semoga teori saya tidak salah ya hehehe.
  3. Tentang kemampuan dan skill partner bisnis, bicara tentang skill dan pengetahuan, hal tersebut bisa dilatih dan belajar tetapi bicara tentang integritas dan tanggung jawab itu yang sulit dipelajari, jadi carilah partner bisnis yang bertanggung jawab dan memiliki integritas yang baik serta etika atau sopan santun, karena dizaman serba canggih sekarang ini kadang etika dan sopan santun seakan-akan tergerus dengan tehnologi.

Artinya, Allah SWT memberikan kedekatan suami istri adalah kedekatan yang tiada bandingnya dari yang lain. Menurut Sabda Rasul dalam riwayat Imam Ahmad “ Mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya diantara mereka “ dan “Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap istri-istrinya “ (HR Ahmad). Jadi menurut Rasulullah mukmin sempurna akan baik akhlaknya dan baik terhadap istrinya. Jadi carilah partner bisnis yang baik pada istrinya dan yang baik rumah tangganya dan jangan lupa hubungan baik dengan ibunya pun harus dijaga, karna doa ibu insyaallah beserta kita dan mencukupi. Kesimpulannya tentang cinta versi bisnis adalah, jika hubungan kita dengan keluarga baik dan tujuannya untuk membahagiakan orang-orang yang kita sayangi insyaallah rezeki akan mendekat dan bisnis pun akan menjadi hebat.

Itulah kekuatan cinta, cinta kepada keluarga ( anak, istri, suami dan orang tua). Begitu juga dengan cinta bisnis, pastikan kamu sungguh-sungguh mencintai bisnismu, karena cintamu itulah yang akan jadi darah dan semangatmu dalam melangkah. Maka bersungguh-sungguhlah mengelola bisnis untuk keluarga dan orang-orang terdekatmu.

Karna jika prioritas kita adalah membahagiakan keluarga dan orang-orang terdekat kita maka rezeki akan datang dari arah dan pintu manapun, karena sejatinya yang mendatang kan rezeki adalah Allah SWT. Cinta Kepada Allah SWT yang Maha Kaya dan yang Maha segalanya serta cinta kepada keluarga yang selalu memberikan semangat dan motivasi yang positif kepada kita akan mendatangkan bisnis yang hebat dan insyaallah bermanfaat.

Semoga tulisan yang masih perlu banyak belajar ini dapat menginspirasi para pengusaha-pengusaha diluarsana baik yang masih merintis maupun yang sudah beromset milyaran rupiah dan juga pengingat bagi penulis untuk lebih mengutamakan hubungan baik dengan keluarga dan orang-orang terdekat. Salam Cinta dari penulis dan semoga bermanfaat

Artikel ini telah dibaca 80 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Tidak Semua Bisa Dibeli Dengan Uang

28 November 2021 - 11:27 WITA

dr Jusuf SK & Udin Hianggio (1)

13 November 2021 - 17:12 WITA

JSK Sang Revolusioner

12 November 2021 - 14:24 WITA

WhatsApp DS

25 Oktober 2021 - 09:30 WITA

PhD (3)

22 Oktober 2021 - 09:28 WITA

PhD (2)

21 Oktober 2021 - 09:03 WITA

Trending di Opini