• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Opini

Long Reses (4)

by Redaksi
12 Februari 2022 16:54
in Opini
A A
Aldera Pius

Doddy Irvan Imawan (Pai).

2
VIEWS

Sebenarnya jadwal reses di Long Lejuh pagi. Tapi rombongan reses Anggota DPRD Provinsi Kaltara, Albertinus Stefanus Marianus tidak bisa tepat waktu. Sebab, perjalanan sangat sulit. Mau telepon tidak ada jaringan. Jadinya, warga setempat hanya bisa menunggu.

Speedboat kami bergerak menuju desa Long Lejuh pukul 18.30. Cuaca mulai gelap. Bukit-bukit sepanjang sungai masih terlihat. Pemandangannya sungguh eksotis.

Baca Juga

Dengan QRIS Jualan Makin Sat-Set, Rezeki Makin Tak Seret!

Wujudkan Pendidikan Teologi Berintegritas

QRIS: Meningkatkan Efisiensi dan Keamanan Transaksi di Pelabuhan Speed Boat

Begini Cara Thailand Memajukan UMKM dan Memuliakan PKL

Kami menggunakan dua speed boat. Saya bersama Purani Jaui anggota DPRD Bulungan, Cinthya Margareta putri Albert. Lantas Deddy Sinaga, Robin dan motoris.

Setengah perjalanan hari mulai gelap. Penerangan hanya mengandalkan senter yang terikat di kepala motoris. Tidak selalu melihat kedepan. Motoris harus menoleh ke kiri dan ke kanan. Kadang mendongak ke atas. Dia harus memastikan di depan tidak ada batu. Juga jangan sampai menabrak daratan.

Nah ini momen yang paling menegangkan. Arus semakin deras. Sesekali motoris menurunkan gas, karena memasuki area giram. Makanya sepanjang perjalanan dia tidak hanya duduk manis. Beberapa kali Ia berdiri. Duduk lantas setengah jongkok.

Speedboat terhempas ke kiri dan kanan. Bukan hanya giram, tapi akibat pusaran air. Perjalanan ini seperti naik roller coaster. Saat lihat ke atas, hanya tampak bulan sabit. Itu pun tertutup awan tebal. Cahayanya tak bisa menerangi hulu sungai Kayan. Gelap gulita. Hanya lampu senter yang menjadi petunjuk.

Purani menenangkan saya yang mulai gelisah. “Tenang Pai sebentar lagi sampai,” ujarnya sambil menepuk dengkul saya. “Motorisnya sudah hafal jalan,” tambahnya lagi.

Sejujurnya, usaha Purani itu tidak mempan. Jantung saya masih berdegup kencang. Wajar. Hulu Sungai Kayan ini terkenal ganas. Airnya tidak bisa diprediksi. Bisa saja tiba-tiba air bah menyapu sungai, karena di hulu sedang hujan lebat.

Sebenarnya, saya pernah menyusuri giram sungai Kayan tahun 2007. Tapi siang hari. Itu pun pakai long boat kayu yang besar dan panjang. Rasa takut teralihkan dengan pemandangan yang indah. Batu-batu besar segede rumah. Walau pun tetap ada rasa takut.

Nah, yang ini berbeda. Pemandangan hanya gelap gulita. Sesekali hanya lihat buih putih arus sungai. Sisanya menyerahkan peruntungan pada motoris. Tiba-tiba dari kejauhan terlihat lampu. Tanpa sadar saya mengakat tangan tinggi-tinggi. Seperti Valntino Rossi finis di Sirkuit Mandalika. Yah, lampu itu penanda Desa Long Lejuh tujuan kami. Perjalan itu terasa lama sekali. Padahal cuma satu jam.

Speed boat merapat. Kami melompat ke darat. Di dermaga sederhana, beberapa orang menjemput kami. Bergegas menuju balai pertemuan Long Lejuh. Masih sepi. Menurut panitia reses, sampai dua kali warga berkumpul. Yang ditunggu tidak kunjung datang.

Albert minta maaf, tidak bisa datang sesuai jadwal. Perjalanan dari desa Long Lian ke Long Peso tidak bisa diprediksi. Tapi warga mahfum. Selama belum ada akses jalan dan jaringan komunikasi, yang dilakukan hanya bersabar.

Malam itu, balai pertemuan penuh. Satu persatu warga menyampaikan keluhan. Mereka memprioritaskan jalan dan sarana komunikasi.

“Kami disini mayoritas petani. Tapi mau dijual kemana selama tidak ada jalan. Tak mungkin lewat sungai. Biayanya mahal sekali,” ujar Mathias Sekretaris Desa Long Lejuh.

Hampir sama dengan Rudi Laring wakil ketua adat. Ia mengaku kesal karena hanya dijanji-janji saja. “Bayangkan kalau ada orang sakit, harus dibawa ke Tanjung Selor. Hanya lewat sungai. Biayanya mahal sekali uang dari mana,” keluhnya kesal.

Giliran Albert bicara. Kini nada suaranya meninggi. Politisi PDI Perjuangan ini sambil mengacung-acungkan jari ke langit.

“Saya mengajak seluruh warga Long Lejuh kompak. Kita sama-sama berjuang. Penderitaan ini sudah terlalu lama. Bapak dan ibu tinggal tunggu komando saya,” tegas Albert berapi-api.

Kehadiran Albert membuat warga optimis. Mereka kini punya harapan. Yang selama ini hanya bisa bersabar dan bersabar.

Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 22.30. Saatnya kembali ke Long Peso. Dan saatnya senam jantung. Perjalanan pulang ini memang lebih cepat. Sebab ikut arus sungai. Sekitar 30 menit kami tiba di Long Peso. Istirahat. Keesokan harinya tiga titik reses sudah menunggu. (bersambung)

Tags: borneoFbFokusborneofokusborneolong reses

Berita Lainnya

Dengan QRIS Jualan Makin Sat-Set, Rezeki Makin Tak Seret!
Ekonomi

Dengan QRIS Jualan Makin Sat-Set, Rezeki Makin Tak Seret!

27 Januari 2026 22:53
Wujudkan Pendidikan Teologi Berintegritas
Opini

Wujudkan Pendidikan Teologi Berintegritas

22 Januari 2026 05:50
QRIS: Meningkatkan Efisiensi dan Keamanan Transaksi di Pelabuhan Speed Boat
Ekonomi

QRIS: Meningkatkan Efisiensi dan Keamanan Transaksi di Pelabuhan Speed Boat

21 Januari 2026 20:26
Begini Cara Thailand Memajukan UMKM dan Memuliakan PKL
Ekonomi

Begini Cara Thailand Memajukan UMKM dan Memuliakan PKL

11 Januari 2026 19:22
Mikroprudensial sebagai Jangkar Pertumbuhan Ekonomi: Meningkatkan Inklusi Keuangan Melalui Peran E-Wallet
Ekonomi

Mikroprudensial sebagai Jangkar Pertumbuhan Ekonomi: Meningkatkan Inklusi Keuangan Melalui Peran E-Wallet

8 Januari 2026 11:42
Polri Harus Transparan dan Partisipatif Membendung “Wabah” Paham Radikal Neo Nazi-White Supremacy
Opini

Polri Harus Transparan dan Partisipatif Membendung “Wabah” Paham Radikal Neo Nazi-White Supremacy

6 Januari 2026 15:27
Next Post

Wempi, Bupatinya Milenial

Wempi Tunggu Berita Acara Pengosongan Hanggar dari Susi Air

Aldera Pius

Long Reses (5-Habis)

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Karantina Kaltim Gagalkan Penyelundupan 2.865 Burung Asal Sulawesi di Pelabuhan Semayang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karantina Kaltim Musnahkan Ribuan Bangkai Burung Hasil Penyelundupan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Zidane, Mahasiswa Kedokteran UBT dari Perbatasan Tembus Ketatnya Beasiswa Sobat Bumi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satu Ekor Buaya di Embung Persemaian Berhasil Ditangkap, Diduga Masih Ada Predator Lain Berkeliaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mubes VII PDKT di IKN, Wagub Kaltara Tekankan Persatuan dan Budaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Ketua DPRD Kaltara Dorong Implementasi Nyata MoU Perlindungan Hak Perempuan dan Anak

Ketua DPRD Kaltara Dorong Implementasi Nyata MoU Perlindungan Hak Perempuan dan Anak

28 Januari 2026 22:48
Nasir Berharap HMI-KOHATI Jadi Mitra Strategis Pembangunan Kaltara

Nasir Berharap HMI-KOHATI Jadi Mitra Strategis Pembangunan Kaltara

28 Januari 2026 22:32
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP