• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Opini

Kemerdekaan Tanpa Kepalsuan

by Redaksi
16 Agustus 2025 08:49
in Opini
A A
0
Kemerdekaan Tanpa Kepalsuan

Bahar Mahmud, S.Pd, Gr Guru SMAIT Ulul Abab Tarakan. Foto: ist

(Sebuah Refleksi di Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke 80 ditulis ditengah Keheningan malam, dan Rintikan Hujan)

Sudah delapan puluh tahun Indonesia merdeka. Namun kata sejahtera masih saja sering menjadi slogan yang indah di telinga, tetapi hampa di kenyataan. Sebuah kata yang kerap dibanggakan, namun sebagian kebijakan justru mengabaikannya. Rakyat dibuai janji-janji manis yang memabukkan, sementara fakta di lapangan sering berkata sebaliknya. Pajak ditarik berkali-kali lipat atas nama percepatan pembangunan, namun kesejahteraan yang dijanjikan seolah selalu berada di ujung jalan.

Baca Juga

Begini Cara Thailand Memajukan UMKM dan Memuliakan PKL

Mikroprudensial sebagai Jangkar Pertumbuhan Ekonomi: Meningkatkan Inklusi Keuangan Melalui Peran E-Wallet

Polri Harus Transparan dan Partisipatif Membendung “Wabah” Paham Radikal Neo Nazi-White Supremacy

Sawit, Banjir, dan Kelemahan Tata Kelola Lingkungan

Rakyat diminta untuk bersatu, tetapi para pejabat justru mempertontonkan perpecahan. Kita diajak percaya pada retorika yang dibungkus rapi, seakan-akan itu kebenaran, padahal di baliknya tersimpan kepalsuan. Janji kemerdekaan yang seharusnya membawa kesejahteraan kini terasa seperti peta yang kehilangan arah tujuannya mulia, tetapi jalannya penuh belokan membingungkan.

Seperti yang diingatkan Bung Hatta, “Kemerdekaan hanyalah jembatan, sedangkan tujuan kita adalah masyarakat yang adil dan makmur.” Jika kesejahteraan belum menjadi kenyataan, berarti kita masih tertahan di tengah jembatan itu terjebak antara mimpi dan kenyataan.

Delapan dekade kemerdekaan seharusnya menjadi tonggak kedewasaan bangsa, bukan panggung sandiwara yang meninabobokan rakyat dengan kata-kata indah namun kosong. Rakyat bukan sekadar penonton drama politik, tetapi pemilik sah negeri ini yang berhak mendapatkan kenyataan, bukan sekadar cerita.

Kemerdekaan bukan hanya bebas dari penjajahan, tetapi juga bebas dari kemiskinan, kebohongan, dan ketidakadilan. Jika slogan sejahtera hanya sebatas tulisan di baliho dan pidato peringatan, maka kemerdekaan ini baru sebatas kulitnya, belum menyentuh isinya. Kita seolah memiliki rumah besar, namun dindingnya rapuh dan atapnya bocor.

Bung Karno pernah berkata, “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah. Perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” Kata-kata ini kini terasa sangat relevan, sebab musuh kita bukan lagi tentara asing, melainkan mentalitas serakah, korupsi, dan politik kepentingan sempit yang menggerogoti sendi-sendi negara.

Gus Dur pun mengingatkan, “Tidak penting apapun agama atau sukumu… kalau kamu bisa melakukan sesuatu yang baik untuk semua orang, orang tidak akan pernah bertanya apa agamamu.” Pesan ini sejalan dengan tema HUT Kemerdekaan RI ke-80: Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju. Kemerdekaan sejati lahir dari keadilan dan persaudaraan, bukan dari kepentingan kelompok.

Maka di usia ke-80 tahun kemerdekaan ini, mari kita wujudkan cita-cita yang sesungguhnya: Bersatu tanpa kepalsuan, Berdaulat tanpa kompromi, Rakyat Sejahtera bukan sekadar cerita, dan Indonesia Maju bukan sekadar dialektika.

Kemerdekaan adalah amanah, bukan hadiah. Ia lahir dari darah, air mata, dan doa generasi terdahulu. Pertanyaan yang harus kita jawab bersama adalah: Apakah kita sudah mengisi kemerdekaan ini dengan kerja nyata, kejujuran, dan keberpihakan pada kebenaran? Ataukah kita hanya membiarkan kemerdekaan menjadi nama besar yang kosong, sementara rakyat masih berjuang untuk hal-hal yang seharusnya sudah menjadi hak mereka sejak 80 tahun lalu?

Indonesia maju tidak akan lahir dari rakyat yang pasrah, dan kesejahteraan tidak akan datang dari pemimpin yang lupa akan amanahnya. Seperti pesan Tan Malaka dalam Menuju Republik Indonesia, “Ideal kita bukanlah kemerdekaan politik saja, melainkan kemerdekaan yang disertai kemakmuran rakyat.”

Kini, tugas kita bukan hanya mengenang perjuangan, tetapi juga melanjutkannya. Mulailah dari hal sederhana: jujur dalam profesi, adil dalam tindakan, dan peduli pada sesama. Hanya dengan kesadaran bersama, kerja keras yang tulus, dan keberanian menegakkan kebenaran, kita bisa berkata dengan bangga Indonesia benar-benar merdeka.

Selamat ulang tahun, Indonesiaku. Aku percaya, suatu saat nanti, kita akan sampai pada tujuan kemerdekaan yang sejati.

Penulis : Bahar Mahmud, S.Pd, Gr

Tags: Bahar MahmudHeadlineHUT RIIndonesiamerdeka
ShareTweetSendShareSend

Berita Lainnya

Begini Cara Thailand Memajukan UMKM dan Memuliakan PKL
Ekonomi

Begini Cara Thailand Memajukan UMKM dan Memuliakan PKL

11 Januari 2026 19:22
Mikroprudensial sebagai Jangkar Pertumbuhan Ekonomi: Meningkatkan Inklusi Keuangan Melalui Peran E-Wallet
Ekonomi

Mikroprudensial sebagai Jangkar Pertumbuhan Ekonomi: Meningkatkan Inklusi Keuangan Melalui Peran E-Wallet

8 Januari 2026 11:42
Polri Harus Transparan dan Partisipatif Membendung “Wabah” Paham Radikal Neo Nazi-White Supremacy
Opini

Polri Harus Transparan dan Partisipatif Membendung “Wabah” Paham Radikal Neo Nazi-White Supremacy

6 Januari 2026 15:27
Sawit, Banjir, dan Kelemahan Tata Kelola Lingkungan
Opini

Sawit, Banjir, dan Kelemahan Tata Kelola Lingkungan

2 Januari 2026 08:53
Pengawasan PDPB, Upaya Bawaslu Jaga Akurasi Data Pemilih Untuk Pemilu Mendatang
Opini

Pengawasan PDPB, Upaya Bawaslu Jaga Akurasi Data Pemilih Untuk Pemilu Mendatang

29 Desember 2025 20:02
Ibu Sehat Bahagia, Keluarga Tangguh: Dari Rahim Kesadaran Lahir Ketahanan Bangsa
Opini

Ibu Sehat Bahagia, Keluarga Tangguh: Dari Rahim Kesadaran Lahir Ketahanan Bangsa

22 Desember 2025 05:49
Next Post

Meriah! Kodam VI/Mulawarman Gelar Lomba dan Pawai HUT Kemerdekaan RI ke-80

DPRD Tarakan Teken MoU KUA PPAS Perubahan APBD 2025, Ini Nilainya

DPRD Tarakan Teken MoU KUA PPAS Perubahan APBD 2025, Ini Nilainya

Polda Kaltara Bagikan Ratusan Bendera Merah Putih di Kulteka Sambut HUT RI ke-80

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Disdik Tana Tidung Sosialisasikan SPMB, Istilah Baru Pengganti PPDB

    SK Paruh Waktu Diserahkan Februari, Ratusan Tenaga Kerja Kembali Aktif di Tana Tidung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KM Logistik Nusantara V Resmi Layani Tol Laut Tarakan Januari Ini, Layani Rute Surabaya 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tingkatkan Konektivitas, Pemprov Dorong AirAsia Buka Rute Penerbangan Tarakan-Tawau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjaga Paru-Paru Tarakan, Tantangan KPH di Tengah Maraknya Perambahan dan Pemukiman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gercep! Syamsuddin Arfah Pantau Langsung Pembangunan Gabion di Gang Rambai Tarakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Gubernur Zainal: Kendaraan Listrik Jadi Komitmen Kaltara Menuju Energi Bersih

16 Januari 2026 22:12

Otorita IKN Siapkan Payung Hukum Daerah Mitra untuk Perkuat Ekonomi Nusantara

16 Januari 2026 22:04
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
    • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP