TARAKAN, Fokusborneo.com – Universitas Borneo Tarakan (UBT) kembali memperkuat barisan akademisinya.
Kabar membanggakan datang dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), di mana sang Dekan, Prof. Dr. E. Mohamad Nur Utomo, S.E., M.Si., resmi menyandang jabatan akademik tertinggi sebagai Guru Besar (Profesor) di Bidang Ilmu Manajemen Keuangan.
Pencapaian ini menandai bertambahnya pakar murni didikan UBT yang sukses menembus puncak karier akademik.
Langkah Prof. Mohamad Nur Utomo menuju gelar Profesor terbilang cukup impresif.
Ia sebelumnya menjabat sebagai Lektor Kepala sejak Februari 2022. Dalam kurun waktu yang relatif singkat namun penuh dedikasi, Mohamad Nur Utomo berhasil memenuhi seluruh persyaratan administratif dan karya ilmiah untuk naik takhta ke jenjang Guru Besar.
Meskipun proses pengajuan di tingkat kementerian memerlukan ketelitian tinggi, konsistensinya dalam riset Manajemen Keuangan akhirnya membuahkan hasil manis bagi pribadinya maupun institusi.
Kehadiran Prof. Mohamad Nur Utomo menambah daftar elit profesor yang meniti karier dari awal di UBT. Ia merupakan Profesor ketiga asli dari rahim UBT, menyusul jejak Prof. Dr. Yahya Ahmad Zein, S.H., M.H, dan Prof. Dr. Daud Nawir, M.Si.
Sementara itu, jajaran Guru Besar UBT lainnya juga diperkuat Prof. Dr. Ir. Abdul Jabarsyah, M.Sc., yang sebelumnya bergabung dari Universitas Mulawarman.
Bagi Prof. Mohamad Nur Utomo, gelar ini bukan sekadar predikat mentereng, melainkan sebuah amanah besar.
”Capaian akademik ini adalah tanggung jawab besar. Saya harus memberikan kontribusi keilmuan sesuai kepakaran saya, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui penelitian dan pengabdian, serta memberikan nilai tambah bagi UBT,” ungkapnya, Kamis (29/1/26).
Selain untuk institusi, secara pribadi Mohamad Nur Utomo berharap pencapaian ini menjadi pemantik semangat untuk terus berkembang.
Ia menegaskan gelar Profesor adalah titik awal untuk mencapai tujuan karier yang lebih tinggi, baik sebagai akademisi maupun profesional di bidang manajemen keuangan.(*/mt)












Discussion about this post