TARAKAN, Fokusborneo.com – Universitas Borneo Tarakan (UBT) kembali menggelar Rapat Senat Terbuka dalam rangka Wisuda ke-42 yang berlangsung khidmat di Hall Lantai 4, Gedung Rektorat Kampus UBT, Kamis (9/4/26).
Sebanyak 596 wisudawan dan wisudawati resmi dikukuhkan dalam Rapat Senat Terbuka Wisuda ke-42, sebuah momentum penting bagi kampus yang menjadi garda terdepan pendidikan di wilayah utara Indonesia ini.
Rektor UBT yang memberikan apresiasi tinggi kepada para orang tua atas keberhasilan putra-putri mereka.
Ia juga menekankan capaian hari ini merupakan buah dari kerja keras, disiplin, dan doa yang tidak terputus selama masa studi.
Dalam laporannya, Rektor merincikan dari total 596 lulusan, sebanyak 104 orang berasal dari Program Magister dengan rata-rata IPK 3,57. Sementara itu, Program Sarjana mendominasi dengan 483 lulusan yang meraih rata-rata IPK 3,54.
Program Profesi mencatat hasil gemilang dengan rata-rata IPK tertinggi yakni 3,81 dari 6 lulusan, serta 3 lulusan dari Program Diploma Tiga dengan rata-rata IPK 3,28.
Tak hanya dari sisi indeks prestasi, efisiensi masa studi juga menjadi sorotan. Seluruh lulusan Program Profesi dan Diploma Tiga berhasil lulus tepat waktu (100 persen).
Tren positif juga terlihat pada Program Magister di mana 96,15 persen lulusan selesai dalam waktu kurang dari 2,5 tahun, serta lebih dari separuh lulusan sarjana yang menuntaskan studi kurang dari 4,5 tahun.
Rektor mengingatkan gelar akademik yang diraih merupakan amanah untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Ia menegaskan dunia luar penuh dengan tantangan yang menuntut karakter dan integritas yang kuat.
“Kesuksesan tidak ditentukan oleh seberapa cepat saudara mencapai tujuan, tetapi oleh seberapa kuat saudara bertahan, belajar, dan bangkit dari setiap tantangan. Jangan takut gagal, karena masa depan diciptakan oleh mereka yang berani melangkah,” pesan Rektor.
Sebagai lulusan dari perguruan tinggi di wilayah perbatasan, alumni UBT diharapkan menjadi sosok yang adaptif, inovatif, dan mampu menciptakan peluang kerja, bukan sekadar mencari kerja.
Rektor juga menitipkan pesan agar para alumni senantiasa menjaga nama baik almamater dengan menjunjung tinggi etika dan semangat belajar sepanjang hayat.
Menutup sambutannya, Rektor mengutip hadis tentang sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.
Ia berharap ilmu yang diperoleh di bangku kuliah dapat menjadi sarana menebar kebaikan bagi masyarakat luas.
Ucapan terima kasih yang mendalam juga disampaikan kepada para orang tua, dosen, dan tenaga kependidikan yang telah berkolaborasi membangun ekosistem akademik yang baik di UBT, sehingga mampu melahirkan sumber daya manusia yang siap menjawab tantangan zaman.(*/mt)












Discussion about this post