TARAKAN, Fokusborneo.com – Puluhan tokoh pemuda yang tergabung dalam Alumni Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Pejuang Kalimantan Utara (Kaltara) berkumpul dalam acara Silaturahmi Temu Kangen yang digelar di Hotel Galaxy, Kota Tarakan, Sabtu (4/4/26).
Mengusung tema “Refleksi Merawat Historis, Menjaga Solidaritas Pejuang Kaltara”, pertemuan ini menjadi ajang nostalgia sekaligus penguatan komitmen bagi para tokoh yang pernah berkontribusi dalam terbentuknya Provinsi Kaltara.
Ketua Panitia Pelaksana, Abdul Hadi, mengungkapkan rasa syukurnya atas kehadiran para alumni yang datang dari berbagai penjuru Bumi Benuanta, mulai dari Nunukan, Malinau, Bulungan, hingga Kabupaten Tana Tidung (KTT).
”Alhamdulillah, baik dari Bulungan, KTT, Malinau, Nunukan, dan Tarakan hadir semua. Kita berkumpul untuk melepas rindu dalam bingkai silaturahmi alumni KNPI se-Kaltara,” ujar Abdul Hadi dalam sambutannya.
Hadir dalam acara tersebut Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, yang juga merupakan bagian dari keluarga besar alumni KNPI.
Selain itu, tampak hadir tokoh-tokoh pejuang Kaltara lainnya yang kini telah berkiprah di berbagai sektor, mulai dari pejabat pemerintahan, pengusaha, hingga pimpinan organisasi kemasyarakatan.
Abdul Hadi menceritakan ide pertemuan ini lahir secara spontan dari diskusi kecil melalui telepon bersama rekan-rekan alumni seperti Bung Tomy dan Bung Wempi sekitar tiga hari yang lalu.
Ia menekankan pertemuan ini bukan sekadar seremoni, melainkan panggilan hati untuk terus mengawal kemajuan Kaltara.
”Ungkapan emosional intelektualitas kita tercurahkan bukan sekadar dari pikiran, tapi dari kalbu yang paling dalam. Ada keikhlasan untuk memikirkan bagaimana memperjuangkan Kaltara ke depan, meneruskan semangat saat kita dulu berdemo di HI dan DPR RI demi berdirinya provinsi ini,” tegasnya
Dalam suasana yang akrab, para alumni tampak saling bertukar kabar dan bercanda tanpa sekat jabatan. Abdul Hadi juga memberikan apresiasi khusus kepada Wempi W. Mawa yang dinilai tetap menjaga kerendahan hati dan jiwa persahabatan meski kini menjabat sebagai kepala daerah.
Acara yang diwarnai dengan momen emosional saat menyanyikan lagu hymne ini menjadi pengingat akan jasa para pahlawan pejuang Kaltara yang telah mendahului.
Melalui pertemuan ini, para alumni bersepakat untuk terus menjaga solidaritas dan memastikan Kaltara menjadi daerah yang lebih baik di masa depan.
”Pertemuan ini bukan yang terakhir. Ke depan kita akan terus menjalin silaturahmi, mungkin dalam bentuk halal bihalal atau forum lainnya, demi kecintaan kita kepada Kaltara,” tutup Abdul Hadi.(*/mt)














Discussion about this post