TARAKAN – Anggota Komite III DPD RI Hasan Basri menggelar sosialisasi 4 pilar kebangsaan kepada anggota pengurus dan anggota (Kerukunan Keluarga Mandar Sulawesi Barat) KKMSB Kota Tarakan dan Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) di Cafe Roadshow Kota Tarakan, Rabu (10/11/21). Dalam kesempatan ini, Senator muda Kaltara Hasan Basri juga mengajak masyarakat KKMSB untuk terus berkarya membangun bangsa.
“Kita ini terdiri dari berbagai suku bangsa. Bukan untuk terpecah belah, tapi untuk bersatu membangun negeri. Ingat Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika menjadi bagian dari pilar bangsa ini,†kata Hasan Basri dalam sambutannya saat memberikan sosialisasi 4 pilar Kebangsaan.
Dalam kesempatan ini, Hasan Basri juga mengajak generasi milenial di tubuh Badan Pengurus Dareah (BPD) KKMSB Kaltara untuk terus berkaya. Jangan sampai, berbagai kekayaan di Indonesia dikuasai oleh asing.
“Mari kita wujudkan keadilan, kemakmuran dengan mempertahankan kedaulatan dan persatuan negeri ini,†tegas HB.
Menurut HB, kegiatan sosialisasi 4 pilar MPR RI mempunyai tujuan diantaranya untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat terhadap Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia serta Bhinneka Tunggal Ika.
Selain itu, juga untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya seluruh penyelenggara pemerintah agar masyarakat memahami serta menerapkan nilai-nilai luhur bangsa dalam kehidupan sehari-hari.
“Dengan terlaksananya kegiatan sosialisasi nilai-nilai kebangsaan ini, Hasan Basri berharap dapat menjadi umpan balik bagi anggota DPD/MPR RI dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” jelas alumni Magister Hukum Universitas Borneo Tarakan.

Sedangkan pemateri lainnya Lince Leni menjelaskan pertama kali Indonesia merdeka, bangsa ini dihadapkan dengan kemajemukan suku bangsa dan juga keragaman budaya.
“Jadi menjadi tugas bagi para pendiri bangsa untuk menyatukan keragaman dan kemajemukan suku bangsa dan budaya salah satu dan utama adalah Pancasila,†ujar Lince Leni.
Sementara perwakilan Ketua KKMSB Kaltara, Abdul Rauf AB, yang juga turut hadir mengatakan negara memandang bahwa keberadaan 4 pilar kebangsaan ini penting untuk disosialisasikan melalui lembaga MPR.
Lebih jauh Abdul Rauf mengatakan dalam perjalanan waktu terjadi kekosongan terkait diskursus dasar bernegara, sehingga negara memandang penting dan memberikan kewenangan kepada MPR untuk memulainya. Bahkan, saat ini bukan hanya di MPR tetapi juga di eksekutif dengan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).
Abdul Rauf mengatakan para warganya yang berada diperantauan juga ingin menambah wawasan tentang makna kebangsaan dalam berbangsa dan bernegara.
“Ini adalah acara yang sangat nermanfaat untuk pengetahuan kebangsaan. Semoga acara ini lebih sering di adakan agar semakin banyak anak negeri ini yang menyadari arti dan fungsi nasionalisme,†ucap Abdul Rauf.
Pada kesempatan itu, Senator HB juga membagikan buku–buku terkait program 4 pilar kebangsaan kepada peserta sosialisasi.(**)















Discussion about this post