TANJUNG SELOR – Rapat Paripurna ke-10 DPRDÂ Kalimantan Utara (Kaltara) Masa Persidangan I Tahun 2024 digelar dengan agenda utama Penyampaian Nota Pengantar Laporan Keterangan Tentang Pertanggungjawaban (LKPj) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara Tahun Anggaran 2023, Senin (18/3/24).
Rapat tersebut dipimpin Ketua DPRD Kaltara Albertus Stefanus Marianus, ST, serta dihadiri Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltara beserta Forkopimda Kaltara.
Dalam rapat yang berlangsung, Ketua DPRD Albertus Stefanus Marianus, ST, mengawali dengan menyampaikan pentingnya LKPj sebagai laporan progres kinerja pemerintah daerah selama satu tahun terakhir, sejalan dengan amanat konstitusi untuk melaporkan evaluasi kinerja pemprov.



Selanjutnya, Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang, secara rinci menyampaikan Pengantar Laporan Keterangan Tentang LKPj Pemprov Kaltara Tahun Anggaran 2023.





Pada tahun tersebut, pemerintah fokus pada tema “Pengembangan Industri dan Peningkatan Nilai Tambah Produk Industri Berbasis Sumber Daya Lokal”, yang diharapkan dapat menjadi dorongan bagi pertumbuhan ekonomi daerah serta memberikan nilai tambah yang sesuai dengan potensi industri lokal.




“Industri-industri ini diharapkan dapat menopang kehidupan masyarakat Kaltara serta menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi yang signifikan dan memberikan nilai tambah sesuai dengan rantai nilai industri mereka,” ungkap Zainal Arifin Paliwang.


Proses pembangunan di tahun 2023Â menitikberatkan pada pengembangan industri seperti pertanian, perkebunan, dan peternakan, serta enam industri lainnya di Kaltara.



Setelah penyampaian laporan LKPj dilakukan penandatanganan dan penyerahan dokumen laporan LKPj Gubernur Kaltara kepada Ketua DPRD Kaltara.


Dengan demikian, rapat Paripurna ini menegaskan komitmen Pemprov Kaltara dalam menjalankan tugasnya serta memastikan akuntabilitas dan transparansi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.(hms)

