NUNUKAN, Fokusborneo.com – Polemik relokasi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Alun-Alun Kota Nunukan mendapat sorotan tajam dari Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Utara (Kaltara), Ruman Tumbo.
Ruman Tumbo menegaskan penataan kawasan harus dilakukan dengan pendekatan yang manusiawi, menolak keras upaya penggusuran tanpa adanya solusi dan fasilitas yang layak bagi para pedagang.
”UMKM jangan diusir begitu saja. Pemerintah daerah dan dinas terkait harus memfasilitasi lokasi yang nyaman,” ujar Ruman Tumbo, Senin (8/12/25).
Ia menekankan aktivitas UMKM di alun-alun tidak hanya soal berdagang, tetapi juga menyangkut penciptaan lapangan kerja dan menopang kehidupan keluarga.
Meskipun menyadari aturan harus ditegakkan, politisi ini meminta Pemda wajib menyediakan tempat berdagang yang baik agar pedagang tetap bisa mencari nafkah tanpa mengganggu ketertiban umum.
”Aturan tetaplah aturan, tetapi kita juga harus memanusiakan orang lain,” tegasnya.
Ruman Tumbo berharap kebijakan penataan ini ditempuh melalui jalur dialogis agar tidak ada pihak yang dirugikan, terutama pedagang kecil.(**)















Discussion about this post