TANJUNG SELOR, Fokusborneo.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), H. Achmad Djufrie, SE., MM., menegaskan komitmen legislatif dalam mengawal perlindungan hak-hak perempuan dan anak, khususnya pasca perceraian.
Hal ini disampaikannya usai menghadiri Penandatanganan Nota Kesepakatan (MoU) lintas instansi di Aula Serbaguna Kantor Gubernur Kaltara, Selasa (27/1/26).
Achmad Djufrie mengapresiasi langkah progresif Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Kaltara yang menginisiasi kolaborasi bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov), DPRD, serta jajaran Forkopimda.
Menurutnya, isu hak perempuan dan anak seringkali menjadi titik lemah yang terabaikan setelah sebuah ikatan pernikahan berakhir.
”Kami di DPRD menyambut baik sinergi ini. Ini bukan sekadar tanda tangan di atas kertas, tapi merupakan bentuk kehadiran negara untuk memastikan bahwa perempuan dan anak-anak di Kaltara tidak kehilangan haknya, baik itu hak ekonomi maupun perlindungan hukum, setelah adanya perceraian,” ujar Achmad Djufrie.
Politisi Gerindra tersebut menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor termasuk keterlibatan aparat penegak hukum seperti Polda, Kejati, hingga jajaran TNI sangat krusial untuk menciptakan sistem pengawasan yang terintegrasi.
Ketua DPRD Kaltara memastikan adanya mekanisme yang jelas agar hak nafkah anak dan istri tetap terpenuhi. Memudahkan pengurusan administrasi kependudukan dan perlindungan sosial bagi keluarga terdampak perceraian. Serta mendorong instansi terkait untuk mensosialisasikan isi MoU ini hingga ke tingkat desa/kelurahan.
Achmad Djufrie berharap MoU ini menjadi fondasi kuat bagi terciptanya keadilan sosial di Kaltara. Ia menyatakan DPRD akan terus melakukan fungsi pengawasan agar poin-poin kesepakatan tersebut dapat diimplementasikan dengan maksimal oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
”Kesejahteraan anak-anak kita adalah masa depan Kaltara. Kita ingin memastikan mereka tetap tumbuh dengan perlindungan yang layak meski dalam situasi keluarga yang tidak lagi utuh,” pungkasnya.
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut juga dihadiri oleh Gubernur Kaltara, para Kepala Daerah se-Kaltara, serta jajaran pimpinan tinggi instansi vertikal lainnya.(**)












Discussion about this post