TARAKAN, Fokusborneo.com – Anggota Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Herman, memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Tarakan.
Hal ini disampaikannya dalam pertemuan perdana yang membahas penguatan administrasi kependudukan di wilayah Kaltara.
Herman mengakui selama ini fokus pendataan sering kali tertuju pada wilayah 3T (Terluar, Terpencil, dan Tertinggal) seperti Malinau dan Nunukan yang memiliki kendala geografis berat. Namun, setelah berdiskusi langsung dan menyerap aspirasi warga serta mahasiswa, ia menyadari bahwa Kota Tarakan pun memerlukan dukungan serius dari Pemerintah Provinsi (Pemprov).
Dalam penyampaiannya, Herman menyoroti kemudahan layanan bagi warga luar daerah yang berdomisili di Tarakan, termasuk para mahasiswa.
”Saya sering ngopi bareng dan keliling asrama mahasiswa. Ada kawan yang mau urus KTP tapi kalau harus pulang ke daerah asal tentu repot. Alhamdulillah, di sini bisa dibantu prosesnya sehingga mempermudah urusan mereka. Kami berterima kasih atas pelayanan prima ini,” ujar Herman, Kamis (5/2/26).
Menanggapi kebutuhan teknis di lapangan, politisi PKB ini berjanji akan membawa aspirasi mengenai kebutuhan hibah alat, seperti peralatan pencetakan kartu (KTP-el), pengadaan laptop untuk operasional. Serta dukungan anggaran untuk pelatihan SDM.
Herman menyatakan akan segera berkoordinasi dengan pimpinan DPRD dan mitra kerja di tingkat provinsi untuk memastikan Tarakan mendapatkan porsi dukungan yang layak.
”Selama ini kita berpikir Tarakan sebagai kota dengan akses mudah hanya memiliki kendala di wilayah seperti Pulau Sadau. Namun ternyata, support fasilitas dan anggaran tetap sangat dibutuhkan agar pelayanan tetap prima,” tambahnya.
Herman mengingatkan masyarakat agar tidak mengurus KTP hanya saat mendesak, seperti ketika harus berobat ke rumah sakit.
Ia menegaskan dokumen kependudukan adalah hak dasar yang menjadi kunci akses seluruh layanan publik.
”KTP ini barangnya kecil, tapi dampaknya luar biasa bagi kehidupan masyarakat,” pungkasnya.(*/mt)
















Discussion about this post