TARAKAN – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalimantan Utara resmi menggelar prosesi Pengukuhan Pengurus, Orientasi Politik, dan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) di Tarakan, Sabtu (14/2/2026). Kegiatan ini menjadi momentum krusial bagi PKB Kaltara untuk memanaskan mesin partai menyongsong agenda politik besar ke depan.
Ketua DPW PKB Kaltara, Herman, menjelaskan bahwa pengukuhan ini merupakan rangkaian serentak yang diinstruksikan DPP PKB di seluruh Indonesia. Setelah prosesi pelantikan pengurus pusat di Jakarta awal Februari lalu, kini giliran pengurus di tingkat provinsi memperkuat barisan.
Herman menekankan bahwa politik bukan sekadar perebutan kursi kekuasaan. Melalui orientasi politik, ia ingin memastikan seluruh kader memiliki kapasitas dan kapabilitas yang mumpuni.
“Politik itu bukan hanya berbicara angkat kursi, tapi ketika duduk nanti, sumber daya manusia kita harus memiliki kapasitas. Kita harapkan kader bisa bermanfaat untuk masyarakat yang diwakili saat duduk di parlemen,” tegas Herman.
Sebagai ketua DPW PKB Kaltara, Herman menargetkan 19 Kursi DPRD Provinsi, Kabupaten/Kota se-Kaltara yang saat ini baru 11 kursi yang diperoleh dari Pemilu 2024.
“Hari ini 11 kursi, kita targetkan 19 kursi. Saya sudah hitung, Kaltara 2 kursi harus menjadi 4 kursi, Tarakan 3 kursi tinggal menambah 1 kursi, yang lepas kemarin diambil kembali menjadi 4 kursi, Nunukan 1 kursi kita targetkan 3 kursi, Malinau 1 kursi kita targetkan menjadi 2 kursi. Bulungan 2 kursi kita targetkan menjadi 3 kursi, Tana Tidung Wakil Ketua harus mendapatkan dari 2 kursi menjadi 3 kursi, sehingga total keseluruhan 19 kursi,” urainya.
Herman jika target tersebut tercapai maka akan menjadi fraksi penuh di DPRD Kabupaten/Kota dan Provinsi Kalimantan Utara. Ia menegaskan tentu target ini tidak bisa dilaksanakan sendirian.
PKB akan merubah strategi untuk meraih kemenangan salah satunya melalui pemetaan suara kemudian pembentukan struktur PAC (tingkat kecamatan) wajib mencapai 100%.
Herman bahkan menyatakan kesiapannya untuk bergeser ke dapil yang masih kosong kursi guna memotivasi kader-kader baru. “Jika saya terus di dapil yang sudah aman, calon lain mungkin merasa minder. Saya siap bertarung di wilayah kosong untuk memastikan kursi PKB bertambah,” tambahnya.
Tak hanya fokus pada legislatif, PKB Kaltara juga mulai melirik kursi kepala daerah. Mengingat jadwal Pilkada yang diprediksi akan berlangsung pada tahun 2031 (berdasarkan dinamika regulasi pemilu), PKB telah menyiapkan deretan kader muda potensial.
Beberapa nama yang disebut memiliki basis massa kuat antara lain Abdul Latif, Ahmad Usman, Al-Ghazali, hingga Randi. Herman menegaskan bahwa PKB tidak kekurangan stok pemimpin masa depan.
“Insyaallah PKB kader-kadernya siap karena semuanya masih muda-muda. Jika diamanatkan dan ditugaskan untuk bertarung di wilayah eksekutif, saya pribadi pun siap kembali ke gelanggang,” tutup Herman dengan optimis.
Setelah agenda pengukuhan ini, PKB Kaltara dijadwalkan akan segera melaksanakan Musyawarah Cabang (Muscab) DPC di seluruh kabupaten/kota yang dimulai pada akhir Februari hingga April mendatang. (ary)















Discussion about this post