NUNUKAN, Fokusborneo.com – Gedung DPD PKS Nunukan mendadak riuh semangat ratusan kader, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sabtu (14/3/26).
Bukan sekadar kumpul biasa, sekitar 150 pengurus tingkat kabupaten hingga daerah tumpah ruah mengikuti agenda Upgrading Pengurus untuk mengasah “taji” kepemimpinan mereka.
Hadir sebagai sosok sentral, Muhammad Nasir, S.Pi., MM, yang merupakan Ketua MPW PKS Kalimantan Utara (Kaltara) sekaligus Anggota DPRD Provinsi Kaltara, memberikan suntikan motivasi yang mendalam.
Anggota Komisi II DPRD Provinsi Kaltara itu menegaskan musuh terbesar seorang pemimpin bukanlah orang lain, melainkan dirinya sendiri.
”Jika mendisiplinkan diri sendiri dan mengatur waktu saja masih gagal, maka memimpin orang lain hanya akan jadi angan-angan,” tegas Muhammad Nasir dalam materi bertajuk Self-Leadership.
Menurutnya, keteladanan adalah mata uang utama dalam organisasi. Tanpa kemampuan memimpin diri, kepercayaan dan loyalitas anggota akan runtuh dengan sendirinya.
Ketua DPD PKS Nunukan, M. Rusdi, menjelaskan kegiatan ini adalah langkah konkret transformasi partai menuju organisasi yang lebih modern dan profesional.
Selain Nasir, jajaran pakar lain juga turut membedah strategi organisasi diantaranya M. Khoiruddin membedah rahasia Manajemen Organisasi Modern, Arpiah Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Nunukan menularkan virus Budaya Kerja Produktif. Serta Burhanuddin memberikan simulasi taktis Manajemen Konflik Organisasi.
Melalui upgrading ini, PKS Nunukan ingin memastikan setiap pengurusnya bukan sekadar pajangan di struktur organisasi, melainkan pelayan masyarakat yang tangguh dan solutif.
Antusiasme peserta terlihat jelas dalam sesi diskusi yang cair dan kritis, menandakan kesiapan mesin partai untuk berkontribusi lebih nyata bagi pembangunan daerah.(*/mt)














Discussion about this post