TARAKAN, Fokusborneo.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tarakan melalui Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) bergerak cepat menuntaskan evaluasi terhadap kinerja Pemerintah Kota Tarakan Tahun Anggaran 2025.
Ketua Pansus LKPj DPRD Tarakan, Barokah, menegaskan bahwa seluruh rangkaian pembahasan ditargetkan rampung pada akhir April mendatang.
Berdasarkan jadwal yang telah disusun, puncak dari rangkaian evaluasi ini adalah Sidang Paripurna penyampaian rekomendasi DPRD yang dijadwalkan pada 22 April 2026.
Target ini ditetapkan guna memenuhi ketentuan regulasi yang mewajibkan pembahasan LKPj diselesaikan dalam kurun waktu 30 hari setelah dokumen diterima.
”Kami menargetkan tanggal 22 April sudah dilakukan Paripurna internal sekaligus Paripurna penyampaian rekomendasi kepada Pemerintah Kota. Secara aturan kita punya waktu satu bulan, jadi jangan sampai kita menyalahi aturan tersebut,” ujar Barokah.
Untuk mencapai target tersebut, Pansus telah menyusun agenda marathon yang melibatkan tim pakar dari Universitas Borneo Tarakan (UBT) guna membedah dokumen setebal 700 halaman.
Selain rapat koordinasi, DPRD juga akan terjun langsung ke lapangan dalam agenda Uji Petik pada 13 hingga 15 April 2026.
”Uji petik ini penting untuk melihat apakah laporan di atas kertas sudah sesuai dengan realita di lapangan. Kami fokus pada sektor-sektor yang banyak dikeluhkan masyarakat, seperti penanganan sampah di DLH, infrastruktur di Dinas PU, serta sektor lainnya,” tambahnya.
Rekomendasi yang akan diserahkan pada 22 April mendatang diharapkan menjadi catatan strategis bagi Pemerintah Kota Tarakan untuk memperbaiki kekurangan dan mengoptimalkan program kerja di tahun-tahun selanjutnya agar lebih tepat sasaran bagi masyarakat.
Rangkuman Jadwal Menuju Paripurna:
• 13 – 15 April: Uji Petik ke lapangan (9 OPD prioritas).
• 20 – 21 April: Rapat kerja finalisasi pembahasan.
• 22 April: Rapat Paripurna Penyampaian Rekomendasi ke Pemkot Tarakan.(**)














Discussion about this post