TARAKAN, Fokusborneo.com – Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) DPRD Kota Tarakan mulai menyusun langkah strategis dalam mengevaluasi kinerja pemerintah daerah tahun anggaran 2025.
Salah satu poin krusial dalam rangkaian evaluasi ini adalah pelaksanaan uji petik yang akan menyasar sembilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Tarakan.
Ketua Pansus LKPj DPRD Kota Tarakan, Barokah, menegaskan pertemuan dengan Tim LKPj Pemerintah Kota Tarakan bertujuan untuk membangun persamaan persepsi terkait jadwal dan mekanisme pengawasan.
Menurutnya, sinkronisasi ini penting agar proses pembahasan berjalan efektif dan transparan.
”Mudah-mudahan nanti di dalam kegiatan ini antara Pemerintah Kota maupun dengan DPRD Kota Tarakan bisa disetujui bersama,” ujar Barokah saat dihubungi, Sabtu (4/4/26).
Berdasarkan jadwal yang telah disusun, Pansus akan melakukan peninjauan langsung atau uji petik pada tanggal 13 hingga 15 April 2026.
Politisi NasDem itu menekankan seluruh OPD yang dipilih berkaitan erat dengan pelayanan publik dan realisasi infrastruktur.
Adapun sembilan OPD yang akan menjalani uji petik diantaranya Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pemuda dan Olahraga, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.
Berikutnya Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Dinas Pendidikan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, serta Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman.
Rangkaian pembahasan ini ditargetkan rampung pada akhir April, yang akan dipuncaki dengan Rapat Paripurna penyampaian rekomendasi DPRD terhadap LKPj Walikota Tarakan Tahun Anggaran 2025 pada tanggal 22 April 2026.(*/mt)















Discussion about this post