BULUNGAN, Fokusborneo.com – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Muhammad Nasir, kembali turun ke lapangan untuk menemui konstituennya.
Kali ini, Desa Karang Anyar di Kecamatan Tanjung Palas menjadi titik ketiga dalam rangkaian reses masa persidangan tahun 2026 yang digelarnya, Jumat (15/5/26).
Pertemuan yang berlangsung hangat dan akrab tersebut dihadiri puluhan perwakilan warga setempat, tokoh masyarakat, serta jajaran Ketua Rukun Tetangga (RT) se-Deska Karang Anyar. Momen ini dimanfaatkan warga untuk menyampaikan langsung berbagai persoalan mendasar yang selama ini mereka hadapi.
Dalam sesi dialog, usulan mengenai pengadaan Penerangan Jalan Umum (PJU) dan perbaikan infrastruktur jalan menjadi dua isu utama yang paling banyak disuarakan oleh para Ketua RT dan perwakilan warga.
Warga mengeluhkan beberapa titik jalan desa yang kondisinya mulai rusak dan berlubang, sehingga mengganggu mobilitas harian dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Selain itu, minimnya lampu penerangan jalan di malam hari dinilai cukup rawan, baik dari sisi keselamatan berkendara maupun potensi gangguan keamanan.
“Kami sangat membutuhkan lampu jalan (PJU) karena kalau malam kondisi jalan di beberapa lingkungan RT cukup gelap. Selain itu, akses jalan utama desa juga butuh perhatian dan perbaikan dari pemerintah provinsi,” ujar salah seorang warga.
Menanggapi rentetan aspirasi tersebut, Wakil Ketua DPRD Kaltara, Muhammad Nasir, mencatat dengan seksama setiap poin yang disampaikan.
Ia menegaskan pemenuhan fasilitas dasar seperti jalan yang layak dan penerangan yang memadai adalah hak masyarakat yang wajib diperjuangkan.
”Semua usulan, baik itu PJU maupun perbaikan jalan di Desa Karang Anyar ini, sudah kami rekam dan akan menjadi prioritas dalam laporan reses kami. Sebagai perwakilan bapak-ibu sekalian di legislatif, saya berkomitmen untuk mengawal jalannya usulan ini agar bisa diakomodir dalam program pembangunan pemerintah provinsi,” tegas Muhammad Nasir.
Politisi Golkar itu juga menambahkan kegiatan reses di titik ketiga ini memberikan gambaran nyata mengenai kebutuhan riil di tingkat desa yang harus segera dikoordinasikan dengan dinas terkait (Organisasi Perangkat Daerah/OPD) mitra kerja DPRD Kaltara.
Acara reses kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara Wakil Ketua DPRD Kaltara, Muhammad Nasir, bersama seluruh Ketua RT dan perwakilan warga Desa Karang Anyar yang hadir.(*/mt)















Discussion about this post