TANJUNG SELOR, Fokusborneo.com – Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), H. Achmad Djufrie, SE., MM., menghadiri upacara Renungan Suci dan Apel Kehormatan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Telabang Bangsa, Tanjung Selor, Senin (17/8/26) pukul 00.00 Wita
Prosesi yang berlangsung dalam keheningan malam tersebut menjadi momen krusial untuk menghormati dan mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur memperjuangkan serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Dalam kegiatan khidmat ini, Kapolda Kaltara Irjen Pol. Agus Wijayanto bertindak sebagai pembina apel, dengan dihadiri oleh Gubernur Kaltara, Wakil Gubernur, Sekda, serta jajaran Forkopimda Kaltara.
Achmad Djufrie menekankan penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan pengingat mendalam akan amanah kemerdekaan yang harus dilanjutkan melalui pengabdian dan kerja nyata untuk kemajuan daerah.
”Renungan suci ini menjadi pengingat bahwa kemerdekaan bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan amanah yang harus terus dijaga dan diisi dengan pengabdian serta kerja nyata untuk kemajuan bangsa, khususnya Provinsi Kaltara,” tegasnya.
Ia mengajak seluruh warga di bumi Benuanta untuk tidak sekadar merayakan kemerdekaan secara seremonial, tetapi merawat persatuan dan mengubah semangat perjuangan pahlawan menjadi aksi nyata di kehidupan sehari-hari.
”Kemerdekaan ini milik kita bersama. Pesan saya untuk masyarakat Kalimantan Utara, mari kita jaga kebersamaan, rawat toleransi, dan saling bahu-membahu. Tantangan hari ini bukan lagi melawan penjajah, melainkan bagaimana kita berjuang melawan ketertinggalan dan membanggakan daerah kita,” ujar Politisi Gerindra.
Achmad Djufrie menekankan keberagaman suku, budaya, dan latar belakang di Kaltara adalah fondasi utama untuk memperkuat pembangunan daerah. Sinergi antara masyarakat dan pemerintah dinilai menjadi kunci utama agar Kaltara bisa tampil mandiri dan berdaya saing di tingkat nasional.
Politisi dari daerah pemilihan Bulungan- Tana Tidung itu berpesan dan optimisme tinggi terhadap masa depan generasi muda dan seluruh warga Kaltara.
”Mari kita isi kemerdekaan ini dengan karya, solidaritas, dan rasa bangga sebagai bagian dari Indonesia. Dari Kaltara, kita tunjukkan bahwa semangat gotong royong mampu membawa daerah ini makin maju, adil, dan sejahtera,” pungkasnya.(**)















Discussion about this post