• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Parlemen

Bahasa Revisi UU Pemilu, Hasan Basri Temui KPU dan Bawaslu Kaltara

by Redaksi
13/10/2026
in Parlemen, Politik
A A
Bahasa Revisi UU Pemilu, Hasan Basri Temui KPU dan Bawaslu Kaltara

Ketua PURT DPD RI, Hasan Basri diskusi dengan KPU dan Bawaslu Kaltara. Foto: ist

TANJUNG SELOR, Fokusborneo.com – Ketua Panitia Urusan Rumah Tangga (PURT) DPD RI sekaligus Anggota DPD asal Kalimantan Utara (Kaltara), Hasan Basri melakukan kunjungan kerja dan silaturahmi ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kaltara serta Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Kaltara.

Kunjungan tersebut berfokus pada penyampaian arah dan isu strategis terkait rencana Revisi Undang-Undang Pemilu.

Baca Juga

Kawal Aspirasi Warga, Habusan Minta Hasil Reses Terakomodir Penuh dalam APBD

Dukung Syiar Islam, Herman Hamid Bantu Ibu-ibu Majelis Taklim An-Nuur Selumit Pantai

Tekan Intervensi Politik, DPRD Tarakan Apresiasi Penerapan Manajemen Talenta dalam Mutasi Pejabat

Hari Jadi Nunukan ke-27, Nasir Tegaskan Kreativitas Jadi Energi Kemajuan Daerah

Dalam pemaparannya, Hasan Basri menegaskan sistem politik merupakan akar dari penataan berbagai bidang kehidupan di Indonesia.

“Sistem politik adalah hulu. Semua masalah bermuara di politik. Ekonomi, hukum, sosial, dan budaya berjalan baik atau buruk tergantung keputusan politik,” ujar Hasan Basri.

Ia menambahkan meskipun Indonesia telah melalui 28 tahun masa reformasi dan enam kali pemilu, pencarian format sistem politik yang ideal harus terus berjalan agar demokrasi berbuah lebih maksimal.

Hasan Basri menyampaikan berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 59 Tahun 2024 tentang RPJMN, pembentuk undang-undang memiliki mandat imperatif untuk merevisi minimal tiga UU politik utama, yakni UU Pemilu, UU Pilkada, dan UU Partai Politik. Namun, ia menyoroti bahwa waktu pembahasan yang ada sangatlah terbatas.

“Sesuai mandat UU 59/2024, pembentuk UU wajib merevisi minimal tiga UU, yaitu Pemilu, Pilkada, dan Partai Politik. Ini perintah imperatif, tetapi belum dianggap urgent,” jelasnya.

Menanggapi mepetnya target pembahasan yang diharapkan rampung sekitar bulan Maret, Hasan Basri mengusulkan langkah antisipatif terkait seleksi penyelenggara pemilu.

“Idealnya di awal periode butuh waktu 1 hingga 1,5 tahun dengan melibatkan semua pemangku kepentingan. Namun kenyataannya pembahasan baru dibuka dan ditargetkan rampung 6 bulan. Oleh karena itu, kami mengusulkan ke pemerintah untuk menunda pansel.seleksi penyelenggara menunggu UU baru selesai,” tegas Hasan Basri.

Langkah ini dinilai krusial mengingat adanya belasan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) sejak 2019 serta sekitar 20 putusan baru yang harus diakomodasi agar hasil revisi dapat berlaku untuk 4 hingga 5 pemilu ke depan tanpa perlu diubah lagi.

Dalam diskusi tersebut, Hasan Basri memaparkan sembilan isu utama yang mengemuka dalam pembahasan revisi, yang terdiri dari lima isu klasik (sistem pemilu, parliamentary threshold, presidential threshold, besaran dapil, dan konversi suara ke kursi) serta empat isu tata kelola pemilu.

Terkait sistem pemilu, ia mengulas kelemahan sistem yang ada serta gagasan alternatif yang tengah berkembang.

“Sistem daftar terbuka saat ini dinilai super liberal, di mana caleg bersaing dengan partai lain dan kawan separtai sehingga memicu politik berbiaya tinggi. Di sisi lain, sistem campuran model luar negeri butuh waktu sosialisasi sekitar tiga tahun. Karena itu, muncul usulan sistem campuran ala Indonesia untuk menyeimbangkan penguatan partai dan keterlibatan rakyat,” paparnya.

Mengenai besaran daerah pemilihan (dapil), Hasan Basri menyoroti beban pemilih yang terlalu berat pada sistem saat ini.

“Contoh dalam satu dapil terdapat 10 hingga 18 partai dengan lebih dari 180 calon. Pemilih mustahil mengenal sekitar 180 calon dalam waktu tiga bulan. Usulannya adalah memperkecil besaran dapil menjadi 3–6 atau 3–8 kursi per dapil,” terangnya.

Selain itu, ia menegaskan pentingnya pembenahan tata kelola pemilu, mulai dari pemisahan jenis pemilu serentak agar isu legislatif tidak tenggelam oleh pilpres, pemanfaatan digitalisasi hingga e-voting, pemberantasan politik uang secara serius, hingga penguatan integritas dan kepemimpinan lembaga penyelenggara pemilu.

Mengakhiri pemaparannya, Hasan Basri menegaskan kesiapan DPD RI dalam menampung seluruh aspirasi dan kajian dari daerah maupun berbagai organisasi masyarakat.

“Berbagai ormas seperti NU, Muhammadiyah, dan lainnya akan menyerahkan kajian serta simulasi terkait sistem pemilu hingga desain KPU, Bawaslu, dan DKPP. DPD RI sangat terbuka menerima berbagai masukan dari semua pihak demi terciptanya undang-undang yang ideal,” pungkasnya.(**)

Tags: BawasluDPD RIHasan BasriHeadlineKetua PURT DPD RIKPUUndang-UndangUU

Berita Lainnya

RDP Lahan di Mamburungan, Habusan Minta BPN Transparan dan Tak Tebang Pilih
Parlemen

Kawal Aspirasi Warga, Habusan Minta Hasil Reses Terakomodir Penuh dalam APBD

13 Oktober 2026 10:38
Dukung Syiar Islam, Herman Hamid Bantu Ibu-ibu Majelis Taklim An-Nuur Selumit Pantai
Parlemen

Dukung Syiar Islam, Herman Hamid Bantu Ibu-ibu Majelis Taklim An-Nuur Selumit Pantai

13 Oktober 2026 09:06
Tekan Intervensi Politik, DPRD Tarakan Apresiasi Penerapan Manajemen Talenta dalam Mutasi Pejabat
Parlemen

Tekan Intervensi Politik, DPRD Tarakan Apresiasi Penerapan Manajemen Talenta dalam Mutasi Pejabat

12 Oktober 2026 18:09
Hari Jadi Nunukan ke-27, Nasir Tegaskan Kreativitas Jadi Energi Kemajuan Daerah
Parlemen

Hari Jadi Nunukan ke-27, Nasir Tegaskan Kreativitas Jadi Energi Kemajuan Daerah

12 Oktober 2026 11:22
Infrastruktur dan Bantuan Peralatan Pertanian Jadi Curhatan Warga di Reses Habusan
Parlemen

Pengerjaan PL Masih Didominasi Semenisasi, Habusan Minta Pemerintah Percepat Proyek Drainase

12 Oktober 2026 10:33
Pimpin PPP Tarakan, Habusan Targetkan Satu Fraksi di Pileg Mendatang
Politik

Pimpin PPP Tarakan, Habusan Targetkan Satu Fraksi di Pileg Mendatang

10 Oktober 2026 16:33
Next Post
RDP Lahan di Mamburungan, Habusan Minta BPN Transparan dan Tak Tebang Pilih

Kawal Aspirasi Warga, Habusan Minta Hasil Reses Terakomodir Penuh dalam APBD

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Terapkan Sistem Manajemen Talenta, Ini Daftar Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Dilantik Walikota Tarakan 

    Terapkan Sistem Manajemen Talenta, Ini Daftar Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Dilantik Walikota Tarakan 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dua Putri Peltu Jun Priyanto Borong 7 Medali, Pamela Bersiap Wakili Kaltara di O2SN Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gerebek Sarang Narkoba di Tanjung Selor, Tim Gabungan Polresta Bulungan Amankan Pengedar dan Puluhan Paket Sabu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Unit 2 PLTU Kaltim Teluk Kembali Beroperasi, Unit 1 Dipersiapkan Dukung Sistem Kelistrikan Kalimantan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Siganak Hibot, Transformasi Dari Layar SMPN 7 Menuju Gerakan Karakter Kota Tarakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

RDP Lahan di Mamburungan, Habusan Minta BPN Transparan dan Tak Tebang Pilih

Kawal Aspirasi Warga, Habusan Minta Hasil Reses Terakomodir Penuh dalam APBD

13 Oktober 2026 10:38
Bahasa Revisi UU Pemilu, Hasan Basri Temui KPU dan Bawaslu Kaltara

Bahasa Revisi UU Pemilu, Hasan Basri Temui KPU dan Bawaslu Kaltara

13 Oktober 2026 10:07
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP