BULUNGAN, Fokusborneo.com – Kepolisian Daerah Kalimantan Utara kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Pada Sabtu (07/03/2026), Kapolda Kaltara, Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K., memimpin langsung kegiatan Tanam Raya Jagung Serentak Periode Kuartal I yang dipusatkan di Desa Bumi Rahayu, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan.
Didampingi Wakapolda Kaltara Brigjen Pol. Andries Hermanto, S.I.K., S.H., M.Si., jajaran Pejabat Utama (PJU), serta unsur Forkopimda Kaltara, kegiatan ini dilakukan secara virtual melalui zoom meeting yang dipimpin langsung oleh Kapolri.
Dalam sambutannya, Kapolda Kaltara menyampaikan bahwa jagung merupakan komoditas strategis yang menjadi fokus peningkatan produksi di wilayah Kalimantan Utara. Saat ini, Polda Kaltara mengelola potensi lahan ketahanan pangan seluas 808,1 hektare dengan dukungan 193 kelompok tani binaan.
”Hingga Triwulan I tahun 2026, progres penanaman jagung telah mencapai 66,31 hektare. Khusus hari ini, kita melaksanakan tanam serentak seluas 9,55 hektare di seluruh wilayah Kaltara,” ujar Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy.
Di lokasi utama Desa Bumi Rahayu, penanaman dilakukan di lahan seluas 0,5 hektare yang dikelola oleh Bapak Tarmanto. Kapolda pun memberikan apresiasi khusus kepada Kepala Desa Bumi Rahayu, Bapak Sri Widodo, dan Bapak Tarmanto atas dedikasi mereka dalam menyukseskan program ini.
Terkait hilirisasi produk, data menunjukkan serapan jagung oleh Bulog pada tahun 2026 telah mencapai 2.235 ton, dengan sejumlah hasil panen lainnya masih dalam proses pengeringan sebelum diserap pasar.
“Pemanfaatan fasilitas KUR sangat penting agar modal untuk pengolahan lahan, bibit, hingga pupuk terpenuhi, sehingga produktivitas pertanian kita terus meningkat,” tambahnya.
Setelah rangkaian kegiatan penanaman dan koordinasi selesai, kegiatan diakhiri dengan suasana penuh kehangatan melalui buka puasa bersama. Momen ini menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antara jajaran Polda Kaltara, unsur Forkopimda, serta masyarakat dan kelompok tani setempat.(**)











Discussion about this post