TANJUNG PALAS – Musibah kebakaran melanda permukiman warga di daerah Lebong, RT 07, Kelurahan Tanjung Palas Hilir, Kecamatan Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan pada Rabu siang (08/04/2026). Insiden yang terjadi sekitar pukul 10.30 WITA tersebut mengakibatkan satu unit rumah ludes terbakar dan dua rumah lainnya mengalami kerusakan terdampak api.
Kapolresta Bulungan Kombes Pol Rofikoh Yunianto, melalui Kasi Humas Aipda Hadi, mengonfirmasi kejadian tersebut dan menyatakan bahwa pihak kepolisian telah berada di lokasi sejak awal untuk melakukan penanganan.
Berdasarkan keterangan saksi sekaligus pemilik rumah utama, Andi Mulyadi (57), api muncul secara tiba-tiba saat dirinya sedang beristirahat sambil menonton televisi di ruang depan.
”Saksi mendengar suara ‘kretek’ dari arah ruang tengah. Saat diperiksa, api di bagian tengah yang berdekatan dengan dapur sudah membesar. Saksi langsung berlari keluar rumah sambil berteriak meminta pertolongan warga,” ujar Aipda Hadi dalam keterangan tertulisnya.
Mengingat bangunan mayoritas terbuat dari material kayu, api dengan cepat menjalar dan melahap bangunan utama sebelum sempat merembet ke bagian samping rumah warga sekitar.
Sebanyak tiga Kepala Keluarga (KK) terdampak dalam musibah ini. Berikut rinciannya: Andi Mulyadi (57): Rumah ludes terbakar (100%). Yusran Susanto (48): Rumah terdampak pada bagian samping kanan. Aisyah (80): Rumah terdampak pada bagian atap samping kiri.
Hingga berita ini diturunkan, total kerugian materiil masih dalam proses pendataan, namun dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa memilukan ini. Para korban saat ini telah diungsikan ke rumah kerabat terdekat.
Api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 11.30 WITA berkat kerja keras tim gabungan pemadam kebakaran dan bantuan warga. Armada yang dikerahkan meliputi, 8 Unit PMK Tanjung Selor dan 2 Unit PMK Tanjung Palas
Pihak Polresta Bulungan telah melakukan langkah-langkah kepolisian di TKP, antara lain, membantu proses pemadaman dan pengamanan lokasi, melakukan pendataan korban dan meminta keterangan saksi-saksi. , dan berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan untuk penanganan pascabencana.
”Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan lebih lanjut. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi kebakaran, terutama pada bangunan berbahan kayu,” tutup Aipda Hadi.














Discussion about this post