TANJUNG SELOR, Fokusborneo.com – Di tengah hiruk pikuk pembangunan daerah, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) kembali menunjukkan wajah humanisnya.
Melalui kebijakan yang menyentuh hati, Pemprov Kaltara telah menyalurkan bantuan kemanusiaan yang signifikan, mencapai nilai Rp 1 miliar, untuk meringankan beban masyarakat yang tertimpa musibah di Nanggroe Aceh Darussalam, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Langkah mulia ini mendapat sambutan hangat dan apresiasi tinggi dari lembaga legislatif daerah. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltara melihat inisiatif ini bukan sekadar bantuan finansial, melainkan sebuah manifestasi dari ikatan persaudaraan dan solidaritas kebangsaan yang masih terjaga erat.
Anggota DPRD Kaltara dari Fraksi Partai Nasdem, Rismanto, menjadi salah satu suara yang lantang memuji kebijakan ini.
Ia menekankan penyaluran dana donasi tersebut merupakan cerminan dari kepekaan sosial yang mendalam, membuktikan bahwa Kaltara memiliki hati yang besar untuk ikut merasakan duka saudara sebangsa di wilayah lain.
“Bantuan donasi Rp 1 miliar ini lahir dari kepekaan dan ketulusan. Ini adalah bukti bahwa semangat gotong royong, semangat kemanusiaan, tidak mengenal batas geografis antardaerah. Kepedulian Pemprov Kaltara ini sangat layak kita apresiasi setinggi-tingginya,” ujar Rismanto, Rabu (4/12/25)
Menurutnya, tindakan responsif ini sekaligus menegaskan orientasi kepemimpinan daerah. Rismanto menilai bahwa Gubernur Zainal Arifin Paliwang dan Wakil Gubernur Ingkong Ala telah konsisten mendorong dan mengimplementasikan kebijakan yang berpihak pada nilai-nilai kemanusiaan, menjadikan empati sebagai salah satu pilar utama pemerintahannya.
Bantuan yang disalurkan ini, diharapkan dapat memberikan dorongan moral dan materi yang substansial. Rismanto secara khusus menyampaikan harapannya agar dukungan dari Kaltara ini dapat benar-benar membantu percepatan proses pemulihan, rehabilitasi, dan rekonstruksi di daerah-daerah terdampak bencana.
“Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat yang optimal bagi seluruh masyarakat terdampak. Kami berharap ini bisa menjadi pelicin bagi pemulihan mereka, agar mereka dapat bangkit lebih cepat,” imbuhnya.
Lebih jauh, ia juga menitipkan pesan agar semangat kepedulian yang telah ditunjukkan Pemprov Kaltara tidak berhenti sampai di sini.
Rismanto mendorong agar Kaltara dapat terus konsisten menjadi mercusuar kepedulian, yang siap mengulurkan tangan baik untuk kebutuhan internal daerah maupun saat terjadi panggilan kemanusiaan di tingkat nasional. Semangat ini diharapkan menjadi karakter abadi provinsi termuda di Indonesia ini.(**)














Discussion about this post