BALIKPAPAN, Fokusborneo.com – Pemerintah Kota Balikpapan terus mempercepat pembenahan infrastruktur perkotaan sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan kota yang aman, tertata, dan nyaman bagi masyarakat. Fokus utama diarahkan pada peningkatan kualitas jalan lingkungan serta penguatan layanan transportasi publik.
Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengatakan, perbaikan jalan lingkungan menjadi prioritas karena menyentuh langsung kebutuhan dasar warga. Selama ini, kondisi jalan yang rusak dan berlubang kerap dikeluhkan karena membahayakan pengguna jalan, terutama saat musim hujan.
Melalui program rehabilitasi dan peningkatan jalan di berbagai kelurahan, Pemkot Balikpapan berupaya memastikan akses antarpermukiman menjadi lebih baik dan aman. Menurut Rahmad, dampak infrastruktur jalan yang layak sangat dirasakan dalam aktivitas sehari-hari masyarakat.
“Kalau jalan lingkungan sudah bagus, mobilitas warga meningkat. Anak-anak ke sekolah lebih aman, masyarakat bekerja lebih lancar, dan roda ekonomi ikut bergerak,” ujarnya.
Selain jalan, sektor transportasi umum juga mendapat perhatian serius. Pemkot Balikpapan terus mengembangkan layanan Balikpapan City Trans (BCT) sebagai sarana transportasi massal yang terjangkau dan nyaman. Sejumlah koridor BCT kini telah melayani rute-rute strategis yang menghubungkan kawasan permukiman dengan pusat kegiatan warga.
Rahmad menilai kehadiran BCT menjadi solusi bagi masyarakat yang belum memiliki kendaraan pribadi sekaligus membantu menekan tingkat kemacetan di dalam kota. Untuk mendukung kenyamanan pengguna, pemerintah juga melakukan pembenahan halte dan fasilitas penunjang lainnya.
“Transportasi publik harus dibuat nyaman dan aman. Karena itu, fasilitas seperti halte terus kita benahi agar masyarakat betah menggunakan angkutan umum,” jelasnya.
Peningkatan infrastruktur jalan dan transportasi ini juga dipandang strategis dalam mendukung peran Balikpapan sebagai kota penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). Dengan konektivitas yang baik, Balikpapan diharapkan mampu menjadi pusat layanan, jasa, dan aktivitas ekonomi di Kalimantan Timur.
Ke depan, Rahmad Mas’ud memastikan pembangunan akan dilakukan secara berkelanjutan dan merata, dengan tetap menyerap aspirasi warga. Ia juga mengajak masyarakat ikut menjaga fasilitas umum agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
“Infrastruktur yang baik adalah investasi untuk masa depan kota. Kami ingin Balikpapan menjadi kota yang nyaman, aman, dan membanggakan bagi seluruh warganya,” tutupnya.(**)
















Discussion about this post