JAKARTA, Fokusborneo.com – Bupati Kabupaten Tana Tidung, Ibrahim Ali, melakukan pertemuan dengan Duta Besar Republik Seychelles, Nico Barito, di Kantor Consulate General of Seychelles, Jakarta, Minggu (24/5/2026). Pertemuan ini dimanfaatkan untuk menjajaki peluang kerja sama, khususnya di bidang lingkungan dan pengembangan potensi daerah.
Dalam pertemuan itu, Ibrahim Ali memaparkan potensi yang dimiliki Tana Tidung, khususnya kawasan hutan mangrove di wilayah pesisir. Ia menjelaskan, mangrove tidak hanya berperan penting dalam menjaga keseimbangan alam, tetapi juga memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai bagian dari program perdagangan karbon.
Menurutnya, pengelolaan mangrove yang dilakukan secara berkelanjutan bisa memberi manfaat ganda. Selain membantu menekan emisi karbon, langkah ini juga membuka peluang ekonomi baru bagi daerah.
“Kami melihat potensi mangrove ini bisa dikembangkan ke arah carbon credit. Selain menjaga lingkungan, juga bisa memberi nilai tambah bagi daerah,” ujar Ibrahim Ali.
Ia menambahkan, pemerintah daerah berkomitmen menjaga kelestarian lingkungan dengan tetap memperhatikan aspek pemanfaatan yang berkelanjutan. Pendekatan ini diharapkan bisa menarik minat kerja sama, termasuk investasi di sektor ekonomi hijau.
Pertemuan tersebut juga menjadi awal untuk membuka komunikasi yang lebih luas antara Tana Tidung dan Republik Seychelles. Ke depan, kerja sama di bidang konservasi lingkungan, pengembangan ekonomi hijau, serta pengelolaan potensi pesisir dan kelautan diharapkan bisa terus dikembangkan.(**)












Discussion about this post