TARAKAN, Fokusborneo.com – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Supa’ad Hadianto, membuktikan komitmennya kepada konstituen.
Bukan sekadar wacana, politisi NasDem ini hadir langsung di tengah warga RT 07 Kelurahan Juata Permai untuk menunaikan janjinya dengan menyerahkan bantuan mesin alat pemotong rumput, Minggu (26/4/26).
Penyerahan bantuan ini dilakukan di sela-sela kegiatan kerja bakti warga yang berlangsung sejak pukul 08.00 Wita. Kehadiran Supa’ad menjadi momen penting yang menunjukkan aspirasi yang diserap saat masa reses benar-benar dieksekusi secara nyata.
Supa’ad menegaskan kehadirannya kali ini adalah bentuk tanggung jawab moral atas janji yang pernah ia sampaikan kepada warga RT 07. Ia tidak ingin masa reses hanya dianggap sebagai agenda formalitas belaka.
”Saya hadir untuk memenuhi janji saya saat reses lalu. Jangan sampai reses hanya jadi ajang kumpul-kumpul tanpa realisasi. Apa yang diusulkan masyarakat, selama itu untuk kepentingan umum, harus kita perjuangkan dan eksekusi,” tegas Supa’ad Hadianto.
Bantuan mesin pemotong rumput tersebut diterima langsung pengurus RT dan warga. Supa’ad berharap alat ini dapat menunjang kegiatan gotong royong warga agar lingkungan tetap asri dan tertata rapi.
Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kaltara itu juga berpesan agar fasilitas tersebut dirawat dengan baik supaya manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Ketua RT 07, Sulistyono, menyampaikan apresiasi mendalam atas gerak cepat Supa’ad Hadianto. Menurutnya, bantuan alat pemotong rumput ini adalah alat yang sangat dibutuhkan warga untuk menjaga kebersihan area Jalan Lingkar Belakang hingga Panggung RT 07.
”Kami sangat berterima kasih. Pak Supa’ad membuktikan bahwa beliau mendengar suara kami. Dengan alat ini, kerja bakti rutin warga akan jauh lebih efektif dan ringan,” ungkap Sulistyono.
Selain menyerahkan bantuan, Supa’ad juga memanfaatkan momen tersebut untuk berdialog dan meninjau langsung kendala infrastruktur di lapangan.
Sekretaris RT 07, Ahmad Khoiri, melaporkan adanya ancaman longsor dan retakan tanah di ujung wilayah RT 07 yang mulai merusak panggung lama.
Menanggapi hal tersebut, Supa’ad berjanji akan mendata dan memperjuangkan solusi atas permasalahan lahan tersebut agar bisa ditangani secara bertahap.
”Kalau ada rezeki dan jalannya, kita akan eksekusi satu per satu sesuai prioritas. Yang terpenting, komunikasi antara warga dan wakil rakyat tetap berjalan baik seperti ini,” tutup Supa’ad.
Kegiatan hari itu ditutup dengan semangat kebersamaan. Warga tidak hanya pulang dengan lingkungan yang lebih bersih, tetapi juga dengan rasa optimisme aspirasi mereka berada di tangan wakil rakyat yang amanah.(*/mt)













Discussion about this post