BULUNGAN – Peristiwa kebakaran melanda permukiman warga di Jalan Poros Tanjung Selor-Tanah Kuning, Desa Gunung Sari, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara pada Selasa pagi (19/5/2026). Empat pintu rumah kontrakan berbahan kayu dilaporkan ludes terbakar dalam insiden ini.
Kapolresta Bulungan Kombes Pol Rofikoh Yunianto, S.I.K., M.H., membenarkan peristiwa tersebut dan menyampaikan bahwa laporan kebakaran diterima sekira pukul 08.00 WITA.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian, api pertama kali terlihat muncul dari rumah kontrakan nomor 2.
Misyono (50), seorang warga yang bekerja di usaha mebel tepat di seberang lokasi kejadian, mengaku mendengar suara teriakan kebakaran yang disusul oleh satu kali suara ledakan keras.
”Saya langsung keluar dan melihat api sudah menyala besar dari kontrakan pintu nomor 2. Saya bersama warga lain langsung berlari ke lokasi untuk membantu menyelamatkan barang-barang berharga milik penghuni sebelum api merembet ke pintu lainnya,” ujar Misyono.
Kesaksian serupa disampaikan oleh Nita (28), penghuni kontrakan nomor 1. Saat kejadian, ia sedang menjemur pakaian di depan rumah dan dikejutkan oleh suara ledakan dari arah kontrakan sebelah. Karena baru menempati kontrakan tersebut selama dua hari, Nita bergerak cepat menyelamatkan barang-barangnya yang kebetulan masih tersimpan di dalam koper.
Mendapat laporan tersebut, jajaran Polresta Bulungan langsung bergerak cepat mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna melakukan pengamanan, pendataan korban, serta meminta keterangan para saksi.
Proses pemadaman dilakukan secara sinergis oleh tim gabungan yang terdiri dari, PMK Kabupaten Bulungan, Armored Water Cannon (AWC) Ditsamapta Polda Kaltara, Rantis Dalkarhutla Ditsamapta Polda Kaltara, BPBD Kabupaten Bulungan, masyarakat sekitar
Dengan mengerahkan 5 unit mobil PMK, 1 unit AWC, dan 1 unit Rantis Dalkarhutla, amukan si jago merah akhirnya berhasil dijinakkan. Api resmi dinyatakan padam total pada pukul 09.15 WITA dalam situasi yang aman dan lancar.
Kapolresta Bulungan, Kombes Pol Rofikoh Yunianto, memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun, kerugian materiil dipastikan cukup besar dan saat ini masih dalam proses penghitungan.
”Penyebab kebakaran diduga kuat berasal dari kompor yang lupa dimatikan di rumah kontrakan nomor 2. Akibatnya, 4 pintu rumah kontrakan berbahan kayu terbakar total, dan 2 rumah kontrakan berbahan beton di sekitarnya terdampak kerusakan ringan,” jelas Kombes Pol Rofikoh.
Diketahui, bangunan kontrakan tersebut adalah milik Kristian (36). Adapun identitas para penghuni yang terdampak di antaranya Nita (kontrakan 1), Nur Anidah (kontrakan 2), Andi Masmiliadi (kontrakan 3), dan Mustika (kontrakan 4).
Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi kejadian dilaporkan telah aman, tertib, dan sepenuhnya terkendali. Kepolisian mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu waspada dan memastikan kompor serta instalasi listrik dalam keadaan aman sebelum ditinggalkan. (**)














Discussion about this post