BULUNGAN, Fokusborneo.com – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Muhammad Nasir, melanjutkan agenda reses masa persidangan III tahun anggaran 2026.
Titik kedua penyerapan aspirasi masyarakat ini dipusatkan di Pesantren Fatimah Az-Zahra, Desa Gunung Sari, Km. 12, Kabupaten Bulungan, Kamis (14/5/26).
Dalam pertemuan tatap muka yang berlangsung hangat tersebut, politisi dari Daerah Pemilihan (Dapil) Bulungan dan Tana Tidung ini memaparkan sejumlah komitmen pembangunan infrastruktur keagamaan dan penguatan ekonomi umat, khususnya di lingkungan pesantren.
Salah satu agenda utama yang mengemuka dalam reses ini adalah kepastian alokasi anggaran untuk peningkatan fasilitas pendidikan di Pesantren Fatimah Az-Zahra.
Muhammad Nasir menegaskan pada tahun anggaran ini, pembangunan asrama putri siap direalisasikan melalui dana Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) selaku pimpinan DPRD Kaltara.
“Komitmen kami di DPRD adalah memastikan fasilitas pendidikan, terutama pesantren, mendapatkan porsi perhatian yang layak. Tahun ini, pembangunan asrama putri di Pesantren Fatimah Az-Zahra sudah dialokasikan melalui Pokir dan siap dijalankan,” ujar Nasir.
Selain pembangunan asrama putri, Nasir juga mencatat aspirasi mendesak lainnya dari pihak pengelola pesantren, yakni kebutuhan perbaikan dan perluasan pembangunan masjid pesantren agar mampu menampung lebih banyak santri dan jamaah sekitar.
Tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, legislator asal Partai Golkar ini juga menunjukkan keberpihakannya pada pemberdayaan ekonomi masyarakat di sekitar pesantren.
Sebagai langkah nyata, Muhammad Nasir telah menyalurkan bantuan tenda UMKM bagi para pedagang lokal. Bantuan ini disiapkan secara khusus untuk mendukung partisipasi masyarakat dan pelaku usaha kecil dalam menyambut gelaran Festival Kuliner yang dijadwalkan berlangsung pada 23 Mei 2026 mendatang.
“Kami ingin pesantren juga menjadi motor penggerak ekonomi. Bantuan tenda UMKM ini diharapkan dapat membantu para pedagang lokal memaksimalkan potensi pendapatan mereka saat Festival Kuliner nanti, sehingga perputaran ekonomi di Desa Gunung Sari bisa tumbuh positif,” tambahnya.
Melalui kegiatan reses ini, Muhammad Nasir memastikan seluruh aspirasi yang masuk baik yang sudah terakomodasi dalam anggaran tahun ini maupun yang baru diusulkan akan terus dikawal ketat di tingkat parlemen provinsi demi kemajuan pembangunan di wilayah Bulungan dan Tana Tidung.(*/mt)















Discussion about this post