TARAKAN, Fokusborneo.com – Langkah tegas diambil tim gabungan dari Polres Tarakan dan jajaran TNI saat menyisir dua titik lokasi yang disinyalir kuat menjadi tempat praktik judi sabung ayam di wilayah Tarakan, Minggu (16/8/26).
Petugas langsung memasang garis polisi (police line) di kawasan Binalatung, Kelurahan Pantai Amal, Kecmatan Tarakan Timur serta Kelurahan Juata Laut, Kecamatan Tarakan Utara.
Penyegelan dan penertiban lokasi ini dilakukan sebagai respons cepat aparat atas rekaman video aktivitas gelanggang sabung ayam yang mendadak ramai dan viral di platform media sosial.
Meski demikian, saat personel gabungan menginjakkan kaki di area gelanggang, tidak ditemukan satu pun pelaku maupun pengunjung yang sedang bertaruh. Kuat dugaan, rencana kedatangan petugas telah tercium oleh para pengelola arena.
Kabag Ops Polres Tarakan, AKP Ngatno Karyanto, menegaskan penertiban ini merupakan instruksi langsung pimpinan guna menyapu bersih potensi gangguan kamtibmas di wilayah Kaltara.
”Ini tindak lanjut dari perintah langsung Bapak Kapolda untuk melakukan penertiban sabung ayam. Jadi selain informasi yang viral, memang ada atensi untuk memastikan kegiatan seperti ini tidak berlangsung lagi,” terang AKP Ngatno Karyanto di tengah penertiban.
Ia juga tak menampik dugaan adanya kebocoran informasi sebelum petugas memblokir area pertarungan tersebut.
“Saat kami datang, tidak ada kegiatan sabung ayam. Dari kondisi di lapangan dan keterangan yang kami dapatkan, kurang lebih sudah dua minggu tidak ada aktivitas. Kemungkinan besar ada kebocoran setelah kegiatan ini viral di media sosial. Jadi ketika anggota turun, kondisinya sudah kosong,” ungkapnya.
Untuk menjamin fasilitas arena pertarungan tersebut tidak difungsikan kembali secara sembunyi-sembunyi, penyegelan penuh dilakukan sembari mengagendakan pengawasan berkala bersama unsur pertahanan.
“Kami tidak sendiri. Penertiban ini juga dibantu rekan-rekan TNI. Jadi kolaborasi TNI dan Polri akan terus dilakukan untuk memastikan kegiatan seperti ini tidak terulang. Minimalnya tiap minggu akan kita pantau terus,” pungkas AKP Ngatno.(**)












Discussion about this post