• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Daerah

BPBD Tarakan Gandeng Lintas Instansi Tinjau Longsor Siring Sungai di Mamburungan Timur, Ini Rekomendasinya

by Redaksi
23/05/2026
in Daerah
A A
BPBD Tarakan Gandeng Lintas Instansi Tinjau Longsor Siring Sungai di Mamburungan Timur, Ini Rekomendasinya

BPBD Tarakan bersama tim gabungan dari berbagai instansi terkait tinjau tanah longsor di Mamburungan Timur. Foto: ist

​TARAKAN, Fokusborneo.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bergerak cepat merespons bencana tanah longsor yang melanda kawasan siring sungai di RT delapan Kelurahan Mamburungan Timur, Kecamatan Tarakan Timur.

Langkah cepat ini ditandai dengan digelarnya peninjauan lapangan gabungan yang dilaksanakan oleh tim teknis dari berbagai instansi terkait.

Baca Juga

PN Tarakan Gelar Pemeriksaan Setempat, Sengketa Tanah Bernilai Miliaran Rupiah Masuk Tahap Pembuktian Krusial

SINERGI Kaltara Disiapkan, Strategi Hubungkan UMKM ke Rantai Pasok Kawasan Industri Tanah Kuning

Kejari Dalami Kasus Benuanta Fest, Bapenda Kaltara Ikut Digeledah

Buka Konferda Ke-36 GKII, Wagub Ajak Jemaat Bertumbuh Bersama

​Bencana longsor tersebut berdampak langsung pada halaman belakang rumah salah seorang warga bernama Lagiman. Berdasarkan hasil asesmen teknis di lokasi, jenis gerakan tanah diperkirakan berupa runtuhan batu atau material tanah.

Longsor ini terjadi saat sejumlah besar batuan serta material lain jatuh bebas akibat tanah di bawahnya rapuh, terkikis, dan tererosi. Luasan longsoran pada tebing saluran air sungai tersebut mencakup area yang cukup signifikan dengan massa tanah yang terdiri dari soil, endapan pasir, dan lempung.

​Guna mengantisipasi dampak yang lebih meluas, warga setempat sebelumnya telah bergotong-royong melakukan upaya penyiringan darurat secara swadaya menggunakan material batu. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian musibah tersebut meskipun bagian belakang rumah warga yang berbatasan langsung dengan tebing sungai mengalami kerusakan.

Kepala Seksi Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Tarakan, Rika Bulan Karolin, memaparkan secara rinci mengenai kondisi daerah bencana serta faktor teknis yang memicu terjadinya pergeseran tanah di lokasi tersebut.

“Kami melakukan koordinasi intensif pasca-bencana dengan instansi terkait untuk mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi dampak bencana. Berdasarkan peninjauan kami, daerah bencana merupakan tebing saluran air atau sungai yang berbatasan langsung dengan batas tanah warga sekitar, di mana air hujan maupun limbah rumah tangga warga dialirkan langsung ke sungai tersebut,” ujar Rika Bulan Karolin, Jumat (22/5/26).

Di lokasi kejadian, kata Rika melihat ada rencana pendirian bangunan di mana sebagian tiang dan atap rumah sudah terpasang, namun belum dilengkapi talang air.

“Akibatnya, saat hujan turun, air dari atap jatuh bebas dan mengalir deras mengikis tanah tepat di bawahnya. Air yang tercurah bebas ini merusak kohesi atau daya ikat antarpartikel tanah, membuatnya lembek, jenuh air, dan menambah bobot tanah secara drastis hingga tebing tidak mampu menahan bebannya sendiri,” lanjutnya.

​Lebih lanjut, Rika Bulan Karolin juga menjelaskan kondisi ini diperparah faktor eksternal dari dinamika air sungai yang dipengaruhi pasang surut air laut.

“Saat fase air pasang, permukaan air sungai meninggi dan meresap ke dalam pori-pori tebing sehingga beban massa tanah bertambah. Ketika air surut secara tiba-tiba, terjadi perbedaan tekanan air pori dan hilangnya gaya penahan dari air sungai,” jelasnya.

Ia menambahkan aliran air yang merembes kembali ke sungai menghasilkan gaya dorong dari dalam, yang membuat tanah jenuh menjadi sangat berat dan tidak stabil hingga akhirnya tebing ambruk.

“Terlebih lagi, sifat fisik batuan di daerah ini berkekuatan rendah dan lapuk, yang dipicu oleh curah hujan tinggi sebelum dan saat kejadian,” beber Rika.

Tinjauan lapangan ini dihadiri tim gabungan dari empat instansi terkait diantaranya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan, Dinas Lingkungan Hidup, Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat demi merumuskan langkah penanganan yang komprehensif bagi warga terdampak.

Mengingat potensi longsoran di sekitar jalur saluran air masih ada, tim gabungan mengeluarkan sejumlah rekomendasi teknis demi keselamatan masyarakat.

​Salah satunya masyarakat yang berada di lokasi bencana diminta untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terutama pada saat dan setelah hujan yang berlangsung lama.

“Kami meminta warga diwajibkan memastikan setiap atap rumah memiliki talang yang mengalirkan air hujan secara aman ke saluran pembuangan utama, bukan membiarkannya jatuh bebas tepat di atas tebing,” pesannya.

Selain itu, perlu dibuat sistem drainase atau saluran air yang baik di atas tebing agar air tidak meresap dan memperberat massa tanah.

Warga juga disarankan untuk membuat talud atau dinding penahan tanah guna mencegah gerusan air pasang, serta memastikan dinding tersebut memiliki lubang pembuangan air agar air tidak menumpuk di balik dinding yang dapat memicu longsor kembali.(*/mt)

Tags: Badan Penanggulangan Bencana DaerahBPBDLongsorMamburungan timurRika Bulan Karolin

Berita Lainnya

PN Tarakan Gelar Pemeriksaan Setempat, Sengketa Tanah Bernilai Miliaran Rupiah Masuk Tahap Pembuktian Krusial
Daerah

PN Tarakan Gelar Pemeriksaan Setempat, Sengketa Tanah Bernilai Miliaran Rupiah Masuk Tahap Pembuktian Krusial

9 Juli 2026 08:31
Daerah

SINERGI Kaltara Disiapkan, Strategi Hubungkan UMKM ke Rantai Pasok Kawasan Industri Tanah Kuning

8 Juli 2026 20:25
Kejari Dalami Kasus Benuanta Fest, Bapenda Kaltara Ikut Digeledah
Daerah

Kejari Dalami Kasus Benuanta Fest, Bapenda Kaltara Ikut Digeledah

8 Juli 2026 18:38
Daerah

Buka Konferda Ke-36 GKII, Wagub Ajak Jemaat Bertumbuh Bersama

8 Juli 2026 18:16
Nobar Argentina vs Mesir, Kodim Tarakan Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat
Daerah

Konferda GKII Kayan Hilir Digelar, Wabup Tekankan Makna “Bertumbuh Bersama”

8 Juli 2026 16:07
Daerah

Gandeng BKKBN, Bulungan Tancap Gas Tekan Stunting dan Perkuat SDM

8 Juli 2026 15:15
Next Post

Sinergi Strategis Dorong UMKM Naik Kelas dan Lebih Berdaya Saing

Dukung Ketahanan Pangan melalui Program Asta Cita, Bhabinkamtibmas Desa Gunung Putih Aktif Dampingi Warga

Langkah Besar Ekspor Perikanan Kaltara, Kepiting Perdana Dikirim Ke Hongkong

Langkah Besar Ekspor Perikanan Kaltara, Kepiting Perdana Dikirim Ke Hongkong

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Gubernur Dorong Sinergi dengan Bea Cukai Perkuat Perdagangan di Perbatasan dan Ekspor UMKM

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan dan Jembatan Terancam Rusak, Pemkab Tana Tidung Batasi Muatan Truk Sawit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuasa Hukum Keluarga Besar Loehat Minta DPRD Tarakan Bijaksana dan Tak Politisasi Sengketa Waris

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Distribusi Sawit Tetap Jalan, Perusahaan Diminta Pastikan Muatan Sesuai Ketentuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Tana Tidung Jajaki Pendirian Kampus Bersama UIN Samarinda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Kawal Prioritas Pembangunan, DPRD Kaltara Bersama TAPD Matangkan Pembahasan APBD Efektif dan Transparan

Kawal Prioritas Pembangunan, DPRD Kaltara Bersama TAPD Matangkan Pembahasan APBD Efektif dan Transparan

9 Juli 2026 09:19
Dukung Kelestarian Lingkungan, Pimpinan DPRD Kaltara Ikuti Aksi Penghijauan di Rakernas II ADPSI Bali

Dukung Kelestarian Lingkungan, Pimpinan DPRD Kaltara Ikuti Aksi Penghijauan di Rakernas II ADPSI Bali

9 Juli 2026 08:57
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP