TARAKAN, Fokusborneo.com – Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMA Negeri 1 Kota Tarakan kini telah memasuki hari kedua sejak resmi dibuka pada Rabu, 17 Juni 2026.
Hingga saat ini, pelaksanaan pemantauan dan pelayanan di lapangan dilaporkan berjalan dengan aman, tertib, dan sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) yang berlaku.
Kepala SMA Negeri 1 Kota Tarakan, Jasmin, mengungkapkan berdasarkan laporan dari tim panitia serta operator sekolah sejak hari pertama hingga menjelang siang hari kedua, seluruh proses pelayanan informasi maupun verifikasi data berjalan tanpa kendala berarti.
“Untuk sementara, mulai dari hari pertama sampai hari kedua ini, teman-teman panitia dan operator pelaksana di lapangan dalam kondisi aman. Karena kita melaksanakannya sesuai dengan aturan dan juknis yang berlaku,” ujar Jasmin, Kamis (18/6/26).
Pada tahun ajaran ini, SMA Negeri 1 Kota Tarakan siap menampung total 432 siswa baru yang terbagi ke dalam 12 rombongan belajar (rombel), di mana masing-masing rombel akan diisi oleh 36 siswa.
Adapun rincian kuota untuk masing-masing jalur pendaftaran adalah jalur Prestasi sebanyak 35 persen (151 siswa), Afirmasi 30 persen (130 siswa), Domisili 30 persen (130 siswa) dan Perpindahan Tugas Orang Tua atau Mutasi 5 persen (21 siswa).
Saat ini, pihak sekolah tengah memproses pendaftaran untuk tiga jalur awal, yakni jalur Prestasi, Afirmasi, dan Mutasi yang dijadwalkan berlangsung dari tanggal 17 hingga 20 Juni. Sementara itu, untuk Jalur Domisili baru akan resmi dibuka pada tanggal 21 hingga 25 Juni mendatang.
Menanggapi adanya pertanyaan dari sejumlah orang tua murid mengenai nama calon siswa yang belum muncul di daftar jurnal online pendaftaran, Jasmin memberikan penjelasan agar masyarakat tidak panik.
Menurutnya, hal tersebut dikarenakan berkas pendaftaran belum sepenuhnya diverifikasi operator sekolah.
“Bagi yang namanya belum muncul di jurnal, kemungkinan besar karena berkasnya belum diserahkan ke operator atau sedang dalam proses validasi dan verifikasi. Jika nanti sudah divalidasi oleh operator, otomatis namanya akan langsung tertera di jurnal website resmi sekolah,” jelasnya.
Ia juga menambahkan untuk jalur prestasi, perankingan sementara sudah mulai dapat diakses dan dipantau masyarakat luas secara terbuka di website.
Kepala Sekolah mengimbau kepada seluruh orang tua dan calon peserta didik agar mengikuti seluruh alur pendaftaran online ini dengan sabar serta melengkapi persyaratan yang telah ditentukan.
Pihak sekolah juga mengingatkan adanya keterbatasan ruang belajar (daya tampung), sehingga diharapkan masyarakat bisa memahami dinamika seleksi yang terjadi.
Bagi siswa yang nantinya belum berkesempatan diterima di SMAN 1 Kota Tarakan, diimbau untuk memanfaatkan peluang di satuan pendidikan lain yang ada di Kota Tarakan, baik negeri maupun swasta.
“Ikuti saja jalur yang ada yang sudah ditetapkan sesuai persyaratan yang sudah kami sosialisasikan dengan baik. Kami berharap semua proses ini berjalan transparan dan dapat mengakomodir kebutuhan pendidikan anak-anak kita,” pungas Jasmin.(*/mt)














Discussion about this post