TANA TIDUNG, Fokusborneo.com – Kodim 0914/Tana Tidung (TNT) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah Kabupaten Tana Tidung. Salah satunya melalui progres pembangunan Jembatan Beton Garuda yang berlokasi di Desa Seludau, Kecamatan Sesayap Hilir.
Saat ini, pembangunan jembatan tersebut telah memasuki tahap pengecoran pondasi cakar ayam, yang menjadi bagian krusial dalam memastikan kekuatan konstruksi secara keseluruhan.
Komandan Kodim 0914/TNT, Letkol Arm. Raden Florensius Ferdian Richarda, S.T., M.I.P., menjelaskan bahwa tahap pengecoran ini merupakan proses penting dalam pembangunan jembatan, khususnya untuk menjamin daya tahan dan stabilitas struktur di masa mendatang.
“Pondasi cakar ayam ini berfungsi untuk memperkuat struktur dasar jembatan, sehingga mampu menahan beban secara optimal dan lebih tahan terhadap kondisi tanah, terutama di wilayah yang memiliki karakteristik lahan rawa,” ujarnya.
Ia menambahkan, sistem pondasi cakar ayam dikenal efektif karena mengombinasikan pelat beton dan struktur penyangga yang mampu menciptakan kekuatan lebih merata. Teknologi ini banyak digunakan pada berbagai konstruksi, mulai dari bangunan hingga infrastruktur jalan.
Menurutnya, pengerjaan tahap ini harus dilakukan dengan cermat agar hasil akhir pembangunan jembatan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Dandim juga berharap proses pembangunan Jembatan Beton Garuda dapat berjalan lancar dan selesai sesuai target yang telah ditetapkan.
“Harapan kami, jembatan ini nantinya dapat menjadi akses transportasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan warga di wilayah ini,” pungkasnya.
Pembangunan jembatan tersebut diharapkan menjadi salah satu solusi peningkatan konektivitas antarwilayah di Kabupaten Tana Tidung, khususnya bagi masyarakat di Desa Seludau dan sekitarnya.(**)













Discussion about this post