TIDENG PALE, Fokusborneo.com – DPRD Kabupaten Tana Tidung menggelar Rapat Paripurna Ke-9 Masa Sidang II Tahun 2026 pada Senin (20/7/2026), dengan agenda penyampaian pemandangan umum fraksi terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.
Rapat yang berlangsung di ruang paripurna DPRD itu dipimpin langsung Ketua DPRD Jamhari dan dihadiri Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, serta jajaran perangkat daerah. Sidang dinyatakan sah setelah memenuhi kuorum dan digelar secara terbuka untuk umum.
Dalam forum tersebut, fraksi-fraksi menyampaikan berbagai pandangan dan catatan terhadap kinerja pengelolaan anggaran daerah sepanjang 2025. Fraksi PAN menilai laporan pertanggungjawaban sebagai bentuk akuntabilitas pemerintah daerah, sekaligus mengapresiasi capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK.
Sementara Fraksi Indonesia Maju menekankan pentingnya arah kebijakan anggaran yang lebih menyentuh kebutuhan masyarakat, mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, hingga penguatan ekonomi daerah. Fraksi ini juga menyatakan dukungan agar Raperda dilanjutkan ke tahap berikutnya.
Di sisi lain, Fraksi KSNPI menyoroti besarnya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) yang mencapai Rp348,29 miliar. Angka tersebut dinilai perlu menjadi bahan evaluasi, terutama dalam hal perencanaan, realisasi program, dan pengawasan anggaran agar lebih efektif ke depan.
Ketua DPRD Tana Tidung, Jamhari, menegaskan bahwa seluruh pandangan fraksi akan menjadi bagian penting dalam proses pembahasan selanjutnya.
“Semua masukan, saran, dan catatan dari fraksi hari ini akan menjadi bahan bagi pemerintah daerah untuk menyusun jawaban eksekutif. Ini penting sebagai bentuk evaluasi bersama agar pengelolaan keuangan daerah ke depan semakin baik,” ujarnya.
Ia juga berharap proses pembahasan Raperda dapat berjalan konstruktif dan menghasilkan kebijakan yang benar-benar berdampak bagi masyarakat.
Rapat paripurna kemudian ditutup dengan harapan sinergi antara legislatif dan eksekutif terus terjaga, sehingga pembangunan di Kabupaten Tana Tidung dapat berjalan lebih optimal dan tepat sasaran.(**)















Discussion about this post