TARAKAN, Fokusborneo.com – Belum kering keringat, Lapangan Tenis Indoor kembali bergelora. Puluhan petenis putri beradu skil memperebutkan paket sembako dalam pertandingan Tenis Merdeka.
‘’Pertandingan ini ajang silaturahmi sekaligus memperingati kemerdekaan RI ke 81,’’ ungkap Hetty Kesumahati salah satu petenis putri senior Tarakan.
Terdapat dua kelas pertandingan. Ganda beginer dan intermediate. Uniknya, penyelenggara mewajibkan para peserta mengenakan kostum merah putih.
‘’Gak penting menang. Yang penting itu kita bisa ngumpul. Saling kenal. Kan banyak pemain-pemain baru,’’ ujar Marlin Ketua Penyelenggara.
Bagaimana animo pemain? Berikut pernyataan Yunita Kesuma. Pemain beginer yang lagi gila-gilanya main tenis.
‘’Saya gak penting menang atau kalah. Tenis Merdeka ini bisa menambah pengalaman saya bertanding,’’ ujarnya.
Tak jauh beda dengan Meho. Pengusaha kuliner itu kini naik kelas. Di Liga Tenis Tarakan, Meho bermain di kelas beginer dan menjadi runner up. Nah, dipertandingan kali ini, dia naik di level intermediate.
‘’Ini pertama kali main di intermediate. Gugup. Keringat dingin. Tapi yang penting main sih,’’ ujar Meho sambil mengelap keringat dikeningnya.(Pai)














Discussion about this post