TANJUNG SELOR, Fokusborneo.com – Upaya memperkuat pilar demokrasi di Kalimantan Utara (Kaltara) terus digenjot.
Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kaltara, Tamara Moriska, S.H., M.H., hadir langsung dalam Focus Group Discussion (FGD) Penilaian Indeks Kualitas Demokrasi (IKD) yang berlangsung hangat di Kantor Gubernur Kaltara, Rabu (19/8/26).
Forum ini mengumpulkan berbagai pemangku kepentingan untuk membedah potret, capaian, hingga tantangan dinamika politik daerah secara objektif.
Langkah aktif DPRD Kaltara dalam diskusi ini menegaskan komitmen legislatif untuk terus memperluas ruang partisipasi masyarakat dalam pembangunan.
Di sela-sela diskusi, Tamara Moriska menegaskan indikator suksesnya demokrasi tidak sebatas angka di atas kertas atau hiruk-pikuk pesta politik.
”Demokrasi yang berkualitas itu tidak berhenti pada proses politik semata. Wajah demokrasi sejati terlihat dari seberapa terbuka ruang publik kita, seberapa aktif masyarakat berpartisipasi, serta seberapa cepat pemerintah dan lembaga publik merespons kebutuhan warganya. Untuk mewujudkan itu, sinergi antara Pemda, DPRD, dan seluruh elemen masyarakat adalah harga mati,” ujar Tamara.
Ia menambahkan, catatan dan evaluasi dari penilaian IKD ini harus menjadi acuan konkret, bukan sekadar agenda tahunan.
Hasil FGD diharapkan mampu melahirkan kebijakan daerah yang jauh lebih inklusif, transparan, dan berpihak pada kepentingan seluruh warga Kaltara.(**)















Discussion about this post