TANJUNG SELOR, Fokusborneo.com – Suasana kebersamaan mewarnai peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di Dusun Srimulya, Desa Jelarai Selor, Kabupaten Bulungan. Persatuan Pemuda Srimulya menggelar jalan santai berhadiah doorprize yang diikuti masyarakat setempat, Sabtu (22/8/2026) pagi.
Kegiatan dimulai dari Lapangan Mako Brimob Km 2 dan berakhir di Balai Pertemuan Umum (BPU) Dusun Srimulya Km 2. Selain menjadi bagian dari rangkaian perayaan kemerdekaan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum bagi pemerintah daerah dan DPRD untuk bertemu langsung dengan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi terkait kebutuhan pembangunan di wilayah tersebut.
Jalan santai itu turut dihadiri Bupati Bulungan Syarwani, Wakil Ketua DPRD Bulungan Tasa Gung, Komandan Satuan Brimob Kaltara Kombes Pol. Sutrisno Hadi Santoso, serta Kepala Desa Jelarai Selor Remington Hendrik.
Dalam kesempatan tersebut, Syarwani mengapresiasi inisiatif Persatuan Pemuda Srimulya yang mampu menggerakkan masyarakat dalam suasana penuh kebersamaan.
“Saya sampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas inisiatif Persatuan Pemuda Srimulya yang berhasil menggalang kebersamaan di tengah keberagaman suku dan agama yang ada,” ujar Syarwani.
Pertemuan tersebut juga dimanfaatkan warga untuk menyampaikan sejumlah aspirasi, khususnya terkait kebutuhan fasilitas umum dan pembangunan infrastruktur. Pemerintah Kabupaten Bulungan bersama DPRD menyatakan akan menindaklanjuti berbagai usulan yang disampaikan masyarakat sesuai kewenangan dan kemampuan daerah.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah kondisi fasilitas pendidikan di kawasan tersebut. Syarwani berencana meninjau langsung SDN 020 Jelarai bersama unsur pimpinan DPRD Bulungan untuk melihat kondisi sekolah sekaligus merumuskan langkah peningkatan sarana dan prasarana pendidikan yang lebih representatif bagi siswa.
Menurutnya, fasilitas pendidikan yang memadai menjadi bagian penting dalam menunjang proses belajar mengajar dan memberikan lingkungan yang layak bagi anak-anak di wilayah Jelarai Selor.
Selain membahas pembangunan, Syarwani juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Hal itu menyusul kondisi cuaca panas yang melanda wilayah Bulungan dalam sebulan terakhir.
Ia mengajak masyarakat tidak lengah, terlebih sejumlah kejadian kebakaran sebelumnya telah terjadi di wilayah Selimau, Desa Gunungsari dan sebagian Desa Bumi Rahayu.
Untuk mengantisipasi potensi karhutla, Syarwani meminta Kepala Desa Jelarai Selor mengoptimalkan peran Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas). Patroli dan pengawasan lingkungan diharapkan dilakukan secara berkala, baik pada siang maupun malam hari.
Masyarakat juga diminta memastikan kondisi rumah tetap aman sebelum beraktivitas di luar, termasuk memeriksa kompor dan instalasi listrik. Kewaspadaan tersebut dinilai penting, terutama menjelang aktivitas masyarakat memasuki musim berladang.
Tak hanya ancaman kebakaran, kondisi cuaca panas juga perlu menjadi perhatian dari sisi kesehatan. Syarwani mengingatkan orang tua dan guru untuk memperhatikan kondisi anak-anak yang beraktivitas di luar rumah.
“Saya menitipkan pesan kepada para guru dan orangtua agar membekali siswa dengan masker saat beraktivitas di luar rumah atau menuju sekolah guna mencegah gangguan saluran pernapasan,” imbuhnya.
Bagi pemerintah daerah, kegiatan masyarakat seperti jalan santai tersebut menjadi ruang penting untuk memperkuat komunikasi dengan warga. Aspirasi yang disampaikan secara langsung diharapkan dapat menjadi masukan dalam menentukan prioritas pembangunan sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah, DPRD dan masyarakat.(**)















Discussion about this post