TANA TIDUNG, Fokusborneo.com – Penanganan warga terdampak kebakaran yang melanda Desa Tideng Pale dan Tideng Pale Timur, Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung, terus dilakukan. Hingga 23 Agustus 2026, bantuan yang berhasil dihimpun untuk korban mencapai Rp70,339 juta.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Tana Tidung, Arif Prasetyawan, mengatakan bantuan tersebut dihimpun sejak 19 hingga 23 Agustus 2026. Bantuan berasal dari berbagai pihak yang menunjukkan kepedulian terhadap warga yang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran pada 17 Agustus 2026.
“Bantuan yang masuk sejak 19 sampai 23 Agustus 2026 mencapai Rp70.339.000,” kata Arif.
Selain bantuan dalam bentuk uang tunai, berbagai kebutuhan logistik juga dikumpulkan dan disalurkan kepada warga terdampak. Bantuan tersebut antara lain berupa sembako dan bahan pangan, pakaian serta kebutuhan sandang, hingga tenda dan perlengkapan pendukung lainnya.
Berdasarkan rekapitulasi pemerintah daerah, kebakaran tersebut berdampak terhadap 33 kepala keluarga dengan total 104 jiwa. Mereka terdiri dari kepala keluarga, pasangan, anak, serta anggota keluarga lainnya.
Arif menyebut proses penanganan dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan Dinas Sosial dan PMD, BPBD serta sejumlah instansi dan elemen masyarakat. Bantuan yang terkumpul kemudian disalurkan secara bertahap sesuai kebutuhan warga.
“Sinergi berbagai pihak sangat membantu dalam proses penanganan warga terdampak, baik dalam penghimpunan maupun pendistribusian bantuan,” ujarnya.
Hingga 23 Agustus, penyaluran bantuan disebut telah menjangkau sekitar 99 persen warga terdampak. Capaian tersebut tidak terlepas dari dukungan pemerintah daerah, lembaga sosial, BUMN dan BUMD, sekolah, komunitas serta masyarakat yang ikut bergotong royong membantu korban.
Menurut Arif, kolaborasi tersebut menjadi kekuatan penting dalam memastikan kebutuhan dasar warga dapat terpenuhi selama masa penanganan pascakebakaran.
“Alhamdulillah, sampai saat ini penanganan dan penyaluran bantuan berjalan dengan baik. Hampir seluruh warga terdampak sudah menerima bantuan,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Tana Tidung memastikan penanganan terhadap warga terdampak terus dilakukan dengan memperhatikan kebutuhan mereka. Bantuan yang telah dihimpun diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus membantu memenuhi kebutuhan dasar selama masa pemulihan.(**)















Discussion about this post