TARAKAN, Fokusborneo.com – Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Achmad Djufrie, memberikan apresiasi penuh terhadap penyelenggaraan kegiatan Misi Dagang dan Investasi antara Pemerintah Provinsi Kaltara dan Jawa Timur (Jatim).
Menurutnya, agenda ini menjadi langkah strategis untuk mempererat hubungan perdagangan antar daerah serta memperluas jangkauan produk lokal.
Achmad Djufrie menilai tingginya antusiasme pelaku usaha dalam ajang tersebut terbukti dari capaian nilai transaksi yang memuaskan.
“Misi dagang ini adalah satu kegiatan yang perlu diikuti karena mempererat hubungan dagang kita dengan Jawa Timur. Kaltara sangat membutuhkan kegiatan seperti ini. Kita bisa melihat semangat para pengusaha lokal hingga mampu menimbulkan transaksi di atas Rp2 triliun. Ini pencapaian yang luar biasa,” ujarnya saat menghadiri Misi Dagang dan Investasi antara Jatim dan Kaltara di Hotel Tarakan Plaza, Kota Tarakan, Selasa (8/9/26).
Melihat hasil positif tersebut, pihaknya berharap Pemprov Kaltara tidak berhenti di sini dan dapat melakukan kunjungan balasan atau menjajaki kerja sama serupa dengan provinsi lain guna memasarkan potensi daerah.
”Kita harus belajar. Kalau memang kita ada kekurangan di Provinsi Kaltara, kita harus belajar ke provinsi yang lebih senior dan memiliki kemampuan lebih dalam hal transaksi nasional maupun internasional,” lanjutnya.
Selain mendukung kerja sama perdagangan antar provinsi, Achmad Djufrie juga memberikan masukan khusus terkait pengoptimalan komoditas unggulan Kaltara yang belum tergarap maksimal, seperti sarang burung walet dan rumput laut.
Ia mendorong agar pemerintah daerah membantu para pelaku usaha lokal menembus pasar internasional secara langsung agar nilai jual produk tersebut dapat meningkat.
”Saya menyarankan agar potensi seperti sarang burung walet dan rumput laut bisa lebih dipasarkan. Hasil sarang burung walet kita sangat banyak, tetapi pasar kita masih terbatas di lokal sehingga harganya cenderung turun. Harusnya kita bisa menembus pasar luar negeri seperti Hong Kong, Tiongkok, maupun Thailand agar harganya bisa naik,” jelas Achmad Djufrie.
Achmad Djufrie menegaskan komitmen DPRD Kaltara untuk terus mendukung kebijakan pemerintah provinsi dalam memajukan perekonomian daerah melalui pertukaran informasi perdagangan dan investasi.
”DPRD Kaltara mendukung penuh kebijakan yang diambil pemerintah provinsi, terutama dalam hal pertukaran informasi dagang antarprovinsi maupun informasi akses pasar luar negeri demi kemajuan produk-produk lokal kita,” pungkasnya.(*/mt)















Discussion about this post