TARAKAN, Fokusborneo.com – Ketua DPRD Kota Tarakan, Muhammad Yunus, menyambut positif serta dukungan penuh terhadap penerapan sistem manajemen talenta dalam mutasi dan promosi jabatan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan.
Langkah pembenahan tata kelola birokrasi ini, dinilai sangat krusial untuk mengikis intervensi politik serta menghentikan praktik kedekatan personal dalam penempatan pejabat.
Pernyataan tersebut disampaikan usai menghadiri prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT) serta Pejabat Administrator yang berlangsung khidmat di Gedung Serba Guna Kantor Wali Kota Tarakan, Senin (12/10/26).
Acara penting ini, turut disaksikan Wakil Walikota Tarakan Ibnu Saud dan dihadiri jajaran pimpinan DPRD Kota Tarakan, termasuk Muhammad Yunus bersama Herman Hamid.
Politisi Gerindra itu menyetujui penerapan sistem manajemen talenta agar tidak ada lagi celah politik dalam birokrasi.
”Kalau manajemen talenta ya saya sih setuju, supaya tidak ada lagi unsur, unsur politiknya kecil jadinya, karena ada penilaian dari BKN terkait dengan manajemen talenta,” kata Muhammad Yunus.
Ia menambahkan dengan adanya mekanisme penilaian tersendiri dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), kepala daerah tidak bisa lagi semena-mena memindahkan pejabat.
Sistem ini memaksa seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk berfokus pada peningkatan kompetensi diri dan membuktikan kualitas kinerjanya.
”Jadi tidak lagi semena-mena wali kota, kepala daerah untuk mindah-mindahkan seseorang, karena ada penilaian tersendiri dari BKN-nya. ASN ya harus belajar, harus aktif dan meningkatkan kompetensinya di bidangnya masing-masing, jadi tidak ada lagi bilang ‘wah saya dekat sama pemerintah, saya dekat sama Pak Wali, minta dipindah, minta dipindah,’ enggak bisa lagi sekarang,” tegasnya.
Lebih lanjut, Ketua DPRD menekankan objektivitas penilaian harus benar-benar tecermin dalam pelaksanaan tugas sehari-hari agar menciptakan suasana kerja yang sehat dan adil.
”Semua tergantung dari kinerja masing-masing, dan itu memang yang kita harapkan kan, supaya tidak ada kecemburuan, tidak ada yang namanya ‘mentang-mentang jadi ini, diambil lah dia jadi ini.’ Nah itu sih harapan kami dari DPRD,” ujarnya.
Muhammad Yunus menyampaikan pesan dan peringatan tegas kepada seluruh pejabat yang baru saja dilantik agar hasil penilaian tinggi yang telah diraih dari boks manajemen talenta berbanding lurus dengan pembuktian di lapangan.
”Pesan saya mudah-mudahan manajemen talenta yang dia dapatkan, nilai dari boks itu, sesuai dengan kinerja yang dia jalankan, sesuai dengan tugas dan fungsinya. Jangan sampai dia nilainya tinggi cuma kinerja di lapangan turun, itu yang kita harapkan. Jangan secara teori tapi di lapangan berbeda,” tutup Yunus.(**)















Discussion about this post