• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Parlemen

Hari Jadi Nunukan ke-27, Nasir Tegaskan Kreativitas Jadi Energi Kemajuan Daerah

by Redaksi
12/10/2026
in Parlemen, Politik
A A
Hari Jadi Nunukan ke-27, Nasir Tegaskan Kreativitas Jadi Energi Kemajuan Daerah

Anggota DPRD Provinsi Kaltara, Muhammad Nasir. Foto: ist

NUNUKAN, Fokusborneo.com – Momentum Hari Jadi ke-27 Kabupaten Nunukan, 12 Oktober 2026, dinilai bukan hanya menjadi ruang untuk merayakan perjalanan daerah, tetapi juga saat yang tepat untuk melihat kembali capaian pembangunan, tantangan yang masih dihadapi, serta peluang besar yang harus dimanfaatkan untuk membawa Nunukan semakin maju.

Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dari Fraksi PKS, Muhammad Nasir, S.Pi., M.M., mengatakan tema Hari Jadi Kabupaten Nunukan tahun ini, “Kreatif Berkarya, Nunukan Maju”, sangat relevan dengan kebutuhan Nunukan saat ini.

Baca Juga

Pengerjaan PL Masih Didominasi Semenisasi, Habusan Minta Pemerintah Percepat Proyek Drainase

Pimpin PPP Tarakan, Habusan Targetkan Satu Fraksi di Pileg Mendatang

Sambut HUT ke-81 Brimob, Tasa Gung Ajak Generasi Muda Lestarikan Olahraga Menyumpit

Jufri Budiman: Diklat Laskar Gerindra Latih Mental Kepemimpinan Anak Muda Daerah

Tema tersebut menurutnya harus diterjemahkan menjadi keberanian melahirkan gagasan, inovasi dan karya nyata yang berdampak langsung kepada masyarakat. Tema “Kreatif Berkarya, Nunukan Maju” memang menjadi tema resmi peringatan Hari Jadi ke-27 Kabupaten Nunukan.

“Kreatif berkarya jangan berhenti menjadi slogan. Kreativitas itu harus hadir dalam cara kita mengelola potensi daerah, menyelesaikan persoalan masyarakat, membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan. Ujungnya adalah Nunukan yang benar-benar semakin maju,” ujar Muhammad Nasir.

Menurut Nasir, perjalanan Nunukan selama 27 tahun menunjukkan banyak kemajuan yang patut disyukuri. Dari sisi ekonomi misalnya, BPS mencatat perekonomian Kabupaten Nunukan pada 2025 mencapai sekitar Rp42,73 triliun dengan pertumbuhan sebesar 3,98 persen. Kontribusi Nunukan terhadap perekonomian Kaltara juga mencapai sekitar 26,92 persen, menunjukkan posisi strategis Nunukan dalam perekonomian provinsi.

Indikator kesejahteraan juga menunjukkan pergerakan positif. Persentase penduduk miskin tercatat menurun dari 6,79 persen pada 2021 menjadi 5,27 persen pada 2025. Sementara itu, IPM Nunukan tahun 2025 mencapai 69,87, dengan peningkatan pada dimensi kesehatan, pendidikan dan standar hidup.

Meski demikian, Nasir menegaskan pembangunan tidak cukup dinilai hanya dari angka pertumbuhan.

“Pertumbuhan ekonomi harus bisa dirasakan sampai ke rumah-rumah masyarakat. Ukuran keberhasilan kita adalah ketika masyarakat semakin mudah mendapatkan pekerjaan, usaha kecil berkembang, anak-anak memperoleh pendidikan yang baik, pelayanan kesehatan semakin dekat, listrik dan air bersih tersedia, serta konektivitas antarwilayah semakin baik,” katanya.

Sebagai wilayah kepulauan, pedalaman sekaligus perbatasan negara, kata Nasir, Nunukan memiliki tantangan pembangunan yang berbeda dengan daerah lain.

Persoalan konektivitas jalan dan transportasi, pemerataan listrik, air bersih, telekomunikasi, pendidikan, kesehatan hingga mahalnya biaya distribusi barang masih membutuhkan perhatian bersama. Pemerintah Provinsi Kaltara sendiri masih mendorong perluasan elektrifikasi wilayah perbatasan, termasuk melalui pembangunan PLTS di wilayah Kabupaten Nunukan.

“Nunukan ini wilayahnya sangat luas. Ada Pulau Nunukan, Sebatik, wilayah pedalaman dan Krayan. Karena itu pendekatan pembangunan tidak bisa disamaratakan. Negara harus hadir sampai ke masyarakat yang paling jauh di perbatasan,” tegasnya.

Nasir juga menilai koordinasi antara Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat harus semakin kuat. Banyak persoalan pembangunan di daerah tidak dapat diselesaikan oleh satu tingkat pemerintahan saja karena berkaitan dengan pembagian kewenangan maupun kebutuhan anggaran yang besar.

“Jangan sampai masyarakat menjadi korban karena kita terjebak pada kalimat itu bukan kewenangan kami. Kalau kewenangannya ada di pusat, kita perjuangkan ke pusat. Kalau ada di provinsi, kita dorong provinsi. Yang terpenting persoalan masyarakat harus mendapatkan jalan keluar,” ujarnya.

Di balik berbagai tantangan tersebut, Nasir melihat Nunukan mempunyai potensi yang sangat besar.

Posisi Nunukan yang berbatasan langsung dengan Malaysia menurutnya tidak boleh hanya dipandang dari perspektif keamanan dan batas wilayah. Perbatasan harus dikembangkan menjadi beranda ekonomi Indonesia.

Perdagangan lintas batas, sektor perikanan dan kelautan, rumput laut, pertanian, perkebunan, peternakan, UMKM hingga ekonomi kreatif memiliki ruang yang sangat besar untuk dikembangkan.

“Kita jangan puas hanya menjadi daerah penghasil bahan mentah. Rumput laut, hasil pertanian, perkebunan dan perikanan kita harus mulai didorong masuk ke hilirisasi. Kalau pengolahan dilakukan di Nunukan, nilai tambahnya tinggal di Nunukan, lapangan kerja tumbuh di Nunukan dan anak-anak muda kita mendapatkan peluang usaha di daerah sendiri,” katanya.

BPS sendiri menilai penguatan hilirisasi pertanian dan perikanan, digitalisasi UMKM serta perdagangan perbatasan, dan peningkatan infrastruktur ekonomi menjadi beberapa langkah strategis untuk menjaga pertumbuhan ekonomi Nunukan.

Nasir juga mendorong agar generasi muda mendapatkan ruang lebih besar dalam pembangunan. Menurutnya, jargon “Kreatif Berkarya” sangat erat kaitannya dengan keberanian anak muda menciptakan usaha, memanfaatkan teknologi digital, mengembangkan produk lokal, promosi pariwisata, kuliner, seni dan budaya.

Nunukan memiliki keberagaman budaya, suku, adat dan tradisi yang juga dapat menjadi kekuatan ekonomi kreatif sekaligus identitas daerah. Potensi tersebut turut ditonjolkan dalam rangkaian Hari Jadi ke-27 sebagai bagian dari kekayaan dan jati diri Kabupaten Nunukan.

“Kita ingin anak muda Nunukan tidak hanya menjadi penonton. Mereka harus menjadi pelaku pembangunan, pengusaha, inovator dan pencipta lapangan kerja. Pemerintah harus menciptakan ekosistem yang membuat mereka berani berkarya,” tambahnya.

Di usia ke-27, Nasir berharap tidak ada lagi sekat dalam membangun Nunukan. Pemerintah, DPRD, dunia usaha, tokoh masyarakat, pemuda, akademisi hingga masyarakat harus bergerak bersama sesuai peran masing-masing.

“Saya mengucapkan Selamat Hari Jadi ke-27 Kabupaten Nunukan. Terima kasih kepada para pendiri, pemimpin terdahulu, tokoh masyarakat dan seluruh masyarakat yang telah memberikan karya terbaiknya untuk daerah ini,” ucapnya.

Ia berharap perjalanan ke depan tidak sekadar mengejar pembangunan fisik, tetapi menghadirkan pembangunan yang merata, berkeadilan dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat dari kota hingga pedalaman dan perbatasan.

“Nunukan mempunyai semua modal untuk maju: sumber daya alam, posisi geografis yang strategis, masyarakat yang pekerja keras, keberagaman budaya serta generasi muda yang potensial. Tinggal bagaimana semua kekuatan itu kita satukan dan kelola dengan baik,” katanya.

“Mari kita jadikan Hari Jadi ke-27 sebagai momentum memperkuat optimisme dan kerja bersama. Jangan hanya kreatif dalam gagasan, tetapi kreatif melahirkan karya yang menyelesaikan persoalan masyarakat. Itulah makna sesungguhnya dari ‘Kreatif Berkarya, Nunukan Maju’. Dirgahayu Kabupaten Nunukan ke-27. Semoga semakin maju, sejahtera dan membanggakan,” pungkas Muhammad Nasir, S.Pi., M.M., Anggota DPRD Provinsi Kaltara, Fraksi PKS, Komisi II dan Anggota Badan Anggaran.(**)

Tags: DPRDDprd provinsi kaltaraHari jadiHeadlineHUTMuhammad NasirNunukanperbatasan

Berita Lainnya

Infrastruktur dan Bantuan Peralatan Pertanian Jadi Curhatan Warga di Reses Habusan
Parlemen

Pengerjaan PL Masih Didominasi Semenisasi, Habusan Minta Pemerintah Percepat Proyek Drainase

12 Oktober 2026 10:33
Pimpin PPP Tarakan, Habusan Targetkan Satu Fraksi di Pileg Mendatang
Politik

Pimpin PPP Tarakan, Habusan Targetkan Satu Fraksi di Pileg Mendatang

10 Oktober 2026 16:33
Sambut HUT ke-81 Brimob, Tasa Gung Ajak Generasi Muda Lestarikan Olahraga Menyumpit
Olah Raga

Sambut HUT ke-81 Brimob, Tasa Gung Ajak Generasi Muda Lestarikan Olahraga Menyumpit

10 Oktober 2026 12:13
Politik

Jufri Budiman: Diklat Laskar Gerindra Latih Mental Kepemimpinan Anak Muda Daerah

10 Oktober 2026 00:40
HUT Tanjung Selor dan Bulungan, Achmad Djufrie Tekankan Pentingnya Sinergi Pembangunan
Politik

HUT Tanjung Selor dan Bulungan, Achmad Djufrie Tekankan Pentingnya Sinergi Pembangunan

9 Oktober 2026 21:55
Bawa Tradisi Hambalang, Ratusan Kader Gerindra Kaltara Ikuti Diklat Laskar
Politik

Bawa Tradisi Hambalang, Ratusan Kader Gerindra Kaltara Ikuti Diklat Laskar

9 Oktober 2026 20:42

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Gerebek Sarang Narkoba di Tanjung Selor, Tim Gabungan Polresta Bulungan Amankan Pengedar dan Puluhan Paket Sabu

    Gerebek Sarang Narkoba di Tanjung Selor, Tim Gabungan Polresta Bulungan Amankan Pengedar dan Puluhan Paket Sabu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Unit 2 PLTU Kaltim Teluk Kembali Beroperasi, Unit 1 Dipersiapkan Dukung Sistem Kelistrikan Kalimantan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Siganak Hibot, Transformasi Dari Layar SMPN 7 Menuju Gerakan Karakter Kota Tarakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pimpin PPP Tarakan, Habusan Targetkan Satu Fraksi di Pileg Mendatang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Embung Binalatung Menyusut, Aliran Air Tarakan Tengah Masih Bergilir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Hari Jadi Nunukan ke-27, Nasir Tegaskan Kreativitas Jadi Energi Kemajuan Daerah

Hari Jadi Nunukan ke-27, Nasir Tegaskan Kreativitas Jadi Energi Kemajuan Daerah

12 Oktober 2026 11:22

Wali Mandiri Traktor Hadir di Berau, Sediakan Suku Cadang Truk dan Alat Berat

12 Oktober 2026 11:09
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP