TARAKAN – Ratusan mahasiswa yang memaksa masuk kantor DPRD Tarakan, mendapat hadangan dari aparat keamanan dari Polres Tarakan. Untuk memukul mundur pengunjuk rasa agar tidak masuk, petugas keamanan menyemprot air dari mobil water canon.
Aksi saling dorong terus terjadi, saat mobil water canon menyemprotkan air. Dua wartawan yang sedang meliput, terjatuh dari pagar Kantor DPRD Kota Tarakan setingi 2,5 meter saat terkena semprotan.
Dua wartawan atas nama Arif media TVRI Kaltim dan Ifransyah media Radar Tarakan mengalami cedera dan kamera rusak karena basah.
“Tadi aku diatas pas terkena semprotan dan langsung jatuh,” ungkap Arief,
Arief mengaku, sakit di tangan kiri dan sakit kepala karena terbentur lantai.
Ifransyah juga mengaku, sakit ditangan dan bagian kaki usai terjatuh.
Arief langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan sementara Ifransyah istirahat ditempat aman.
Tidak hanya awak media, salah satu mahasiswa juga dilarikan ke rumah sakit akibat cedera terjatuh terkena semprotan.
Aksi demo masih berlangsung, jumlah massa terus bertambah. (*/red)
















Discussion about this post