TANA TIDUNG – Keluarga korban diterkam buaya di Kanal Sungai Supa, Desa Bebatu, Kecamatan Sesayap Hilir Kabupaten Tana Tidung bersyukur sudah ada titik terang.
Mewakili pihak keluarga, Samoel yang juga anggota DPRD KTT ini mengatakan, pencarian dan upaya pihak keluarga telah membuahkan hasil.
“Tanda – tanda sudah ada beberapa kami dapat bagian tubuh yang kami cari, tapi buayanya belum dapat,” ujarnya, Rabu (2/3/2022).
Samoel mengungkapkan, pihak keluarga juga mendatangkan orang pintar ke lokasi untuk mencari buaya. Dan rencananya akan kembali mendatangkan pawang.
Selain itu, pihak keluarga juga inisiatif memasang umpan berupa daging binatang untuk memancing buaya keluar.
“Sudah ada buktinya, tadi malam dia (buaya) makan umpan dan sudah mengeluarkan potongan tubuh (korban),” ungkapnya.
Samoel mengatakan, semua potongan tubuh yang ditemukan semuanya langsung di kubur oleh pihak keluarga.
“Pokoknya sudah ada tanda-tanda meski tidak 100 persen kan. Potongan tubuh langsung dikubur, begitu dapat potongan-potongan itu segera kami antar ke kuburannya,” katanya.
Samoel, mengatakan pihak keluarga sudah ikhlas dengan adanya musibah ini, “Kami sekeluarga sudah ikhlas ini sudah kehendak Tuhan,” ucapnya.
Ia menambahkan, pihak keluarga juga sudah kompak selama ini melakukan berbagai upaya pencarian, kemudian keluarga juga bangga adanya dukungan dan support dari Bupati, Wakil Bupati Tana Tidung.
“Saya mewakili pihak keluarga, mengucapkan banyak ribuan terima kasih kesemua pihak yang sudah turut membantu dalam pencarian jenazah korban, terutama kepada pemerintah Kabupaten Tana Tidung. Kami sudah mengikhlaskan kepergian Almarhum ini dan kami minta dukungan doa agar beliau di tempatkan di sisi Allah yang maha kuasa,” pungkas Samoel. (her/Iik)














Discussion about this post